Jatuh dari Lantai 5, Mahasiswi UGM Meninggal di Singapura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aprilia Adisti saat wisuda SMUN 3 Yogyakarta

    Aprilia Adisti saat wisuda SMUN 3 Yogyakarta

    TEMPO.COJakarta - Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada bernama Aprillia Adisti dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan di Singapura, Selasa, 7 Juli 2015, pukul 06.26 waktu setempat. Laman Facebook alumni SMA 3 Yogyakarta itu banyak mendapat ucapan belasungkawa.

    Belum ada keterangan resmi penyebab meninggalnya Aprillia. Namun ia diduga jatuh dari lantai 5 apartemen yang dihuninya. Aprillia meninggal di Rumah Sakit Tan Tock Seng dan jenazahnya akan diterbangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan esok hari.

    Baca juga:
    Inilah Bukti Margriet Lebih Suka Kucing Ketimbang Angeline 
    Merasa Dikecoh Putri Magriet, Ini Sosok Christopher Burns

    Aprillia adalah mahasiswi semester IV Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Ia diperkirakan tiba di Singapura Senin, 6 Juli 2015, untuk mendampingi ayahnya, Sapta Sutjipta Adi, yang baru saja diangkat sebagai Kepala Cabang Bank Mandiri Singapura.

    Berbagai ucapan belasungkawa dilayangkan sesama alumnus SMA 3 Yogyakarta, termasuk teman seangkatan Aprillia, Nenli Zoe Setyawan. "Astaga. Padahal beberapa menit sebelum berita ini di-posting saya kepikiran buat ketemu Lia di semester besok. Ternyata…,” tulis Nenli pada fanpage Facebook milik Humas Padmanaba Yogyakarta.

    Pengajar Fakultas Ekonomi UGM, Ahmad Amin, mengatakan pihak kampus sudah mendengar kabar duka tersebut. “Iya, dia mahasiswa kami di Jurusan Akuntansi. Kabarnya jatuh dari apartemen,” kata Amin saat dihubungi Tempo. Ia membenarkan orang tua Aprillia bekerja sebagai eksekutif di Bank Mandiri Singapura.

    NIBRAS NADA NAILUFAR

     Baca juga:
    Awas, Ada Klorin di Pembalut Wanita , Ini Daftar Mereknya
    Martunis Aceh, Anak Angkat Ronaldo, Mulai Betah di Portugal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.