SEA Games Dipersembahkan untuk Lee Kuan Yew  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atraksi dilakukan dalam memeriahkan pembukaan Sea Games ke-28 di Singapura, 5 Juni 2015. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Sejumlah atraksi dilakukan dalam memeriahkan pembukaan Sea Games ke-28 di Singapura, 5 Juni 2015. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.COKallang - Menteri Pemuda dan Olahraga Singapura Lawrence Wong menyatakan SEA Games yang digelar di negaranya akan dipersembahkan bagi almarhum Lee Kuan Yew, bekas perdana menteri yang juga pendiri Singapura. Hal itu disampaikan sesaat sebelum pesta olahraga Asia Tenggara tersebut dibuka di Stadion Nasional, Jumat malam, 5 Juni 2015. “Ini adalah dedikasi untuk beliau,” katanya.

    Lee Kuan Yew meninggal dunia di Singapore General Hospital pada akhir Maret lalu. Lee tutup wafat pada usia 91 tahun setelah dirawat intensif karena menderita pneumonia. Meninggalnya Lee membuat Singapura berduka karena dia dianggap orang yang membawa kemajuan pesat bagi Singapura. 

    Menurut Wong, Lee juga memiliki peran penting dalam mengembangkan olahraga Singapura. Dia yang meresmikan pengoperasian Stadion Nasional pada 1973. Saat itu, Singapura pertama kali menjadi tuan rumah SEA Games. “Dan malam ini, kita semua berkumpul sekali lagi seperti saat itu,” ujarnya.

    SEA Games ke-28 resmi dibuka oleh Presiden Tony Tan Keng Yam di Stadion Nasional. Dentuman palu peresmian langsung disambut jutaan kembang api yang meluncur ke langit Negeri Singa tersebut. “SEA Games membina ikatan persahabatan dan memperkuat solidaritas regional kami," tutur Wong. 

    Suara riuh para penonton dari enam negara peserta SEA Games ikut menggema. Apalagi Singapura mempertontonkan beragam drama yang dibalut dengan animasi cahaya yang mengagumkan di tengah stadion. Cahaya yang timbul dari dalam baju para lakon itu kadang membentuk sebuah bunga, hewan, dan lambang SEA Games.

    TRI SUHARMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.