Jepang Belum Putuskan Sikapnya Atas Serangan AS Ke Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi, Selasa ini akan mengumumkan sikap negaranya atas krisis Irak pasca ultimatum Presiden George W. Bush yang memberi 48 jam bagi Saddam Hussein untuk meninggalkan Irak atau menghadapi perang. Menurut keterangan sekretaris persnya, Koizumi yang belum memutuskan apakah akan mendukung invasi AS ke Irak, akan berbicara pada wartawan, Selasa (18/3) pukul 13.00 di kediaman resminya di Tokyo, Jepang. Seperti dilansir kantor berita Jiji Press, Koizumi diduga kuat akan mendesak Saddam Hussein melucuti senjata pemusnah massal yang mereka miliki dalam waktu singkat, ketimbang menyatakan dukungan resmi atas rencana Amerika menyerang negara Teluk itu. Laporan pers lokal sebelumnya, menyebutkan bahwa Koizumi baru akan mengumumkan dukungannya atas aksi AS, segera setelah perang pecah di Irak. Surat kabar dengan sirkulasi terbesar di Jepang, Yomiuri Shimbun edisi Selasa juga menurunkan berita soal rencana pemerintah Jepang untuk menggelar rapat Dewan Keamanan membahas rencana penyelamatan warga Jepang di sekitar Irak dan keamanan pengungsi. Sedang suratkabar bisnis The Nihon Keizai menulis Jepang telah memutuskan untuk menurunkan pasukan bela diri di negara-negara tetangga Irak untuk membantu para pengungsi ketika serangan AS dimulai. (AFP/Wahyu Dhyatmika TEMPO News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.