Sejarah Hari Ini: Kaus Bergambar Osama Bin Ladin Dilarang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaos bergambarkan Osama bin Laden yang dijual seharga $12 atau sekitar Rp. 150.000. dailymail.co.uk

    Kaos bergambarkan Osama bin Laden yang dijual seharga $12 atau sekitar Rp. 150.000. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak peristiwa terjadi di dunia pada 12 Maret. Seperti yang terjadi di Arab Saudi. Pada tahun 2002 Pemerintah Arab Saudi melarang peredaran kaus bergambar Usamah bin Ladin.

    Pemerintah Arab Saudi memerintahkan pelarangan dan penyitaan terhadap penjualan T-shirt bergambar Usamah bin Ladin dan gedung WTC yang diserang. Stasiun televisi Al-Jazeera kemarin melaporkan bahwa perintah itu dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Perdagangan ke semua pemerintah lokal.

    Mereka diminta segera melakukan operasi dan penyitaan semua produk kaus bergambar Usamah dan WTC yang dijual di pasar-pasar. Kaus yang beredar di Saudi itu diimpor oleh sebuah perusahaan Saudi dari Thailand. Pemerintah belum mengetahui siapa yang memberikan izin atas masuknya barang-barang itu.

    Sejarah lainnya yang terjadi pada 12 Maret adalah:

    1921: Mongolia, di bawah Baron Roman Ungern von Sternberg, mendeklarasikan kemerdekaannya dari Cina. Baron Sternberg (Desember 1885-September 1921) adalah seorang letnan jenderal dan pahlawan Rusia dalam Perang Dunia I. Dia memimpin selama perang saudara, baik di Rusia maupun di Mongolia, pada 1918-1921. Pada Februari dan Maret 1921, tentaranya menguasai Mongolia dari pendudukan militer Cina.

    1913: Lewat sebuah upacara, Lady Denman, istri Gubernur Jenderal Lord Denman, memberi nama Canberra untuk cikal bakal ibu kota negara Australia. Sejak itu, 12 Maret diperingati sebagai Hari Canberra. Sampai dengan 1927, ibu kota sementara negara itu adalah Melbourne, menyusul sejumlah pembangunan di pusat pemerintahan di Canberra.

    1930: Mohandas Gandhi, pemimpin kemerdekaan India, memulai pawai ke tepi laut sebagai protes terhadap monopoli Inggris atas garam, pembangkangan terkerasnya terhadap kekuasaan Inggris yang disebut satyagraha. Undang-Undang Garam Inggris melarang orang India mengumpulkan dan menjual garam, bahan pokok pangan India. Warga dipaksa membeli mineral penting itu dari pasar dan menjualnya dengan pajak garam yang berat.

    1993: Korea Utara meluncurkan program senjata nuklir seraya menegaskan bahwa mereka hendak menarik diri dari Traktat Nonprolifesari Nuklir. Pyongyang juga menolak kehadiran inspektur pengawas dari Badan Tenaga Atom Internasional.

    2003: Pemimpin Libya Kolonel Muammar Gadafi mencoba bunuh diri. Dokumen intelijen Inggris yang untuk pertama kalinya dibuka ke publik menunjukkan Gadafi pernah mencoba bunuh diri pada 1971. Dalam dokumen yang ditutup selama 30 tahun itu sejumlah diplomat Inggris di Libya melaporkan terjadi dua kali percobaan pembunuhan kepada Qadafi pada bulan Februari dan Maret 1971. Hal ini membuat perwira menengah yang masih muda itu merasa tertekan dan mencoba bunuh diri. Akibatnya, dia harus dirawat selama tiga pekan di sebuah rumah sakit di Kairo, Mesir, diawasi seorang dokter asal Belgia.

    2007: Wartawan BBC, Alan Johnston, diculik di Gaza Johnston dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Aparat keamanan Palestina menyatakan dia diculik oleh empat orang bertopeng dan bersenjata. Setelah 114 hari ditawan Tentara Islam, pada 4 Juli 2007 Johnston dibebaskan oleh Hamas. "Inilah hal yang paling fantastis, merdeka!" kata Johnston kepada televisi BBC melalui telepon dari rumah Ismail Haniyah, bekas Perdana Menteri Palestina dari Hamas yang dipecat Presiden Mahmud Abbas, di kamp pengungsian Shatti di Gaza.

    EVAN | PDAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.