Selfie dengan Pasien Sekarat Paramedis Ini Dipecat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter wanita di Amerika serikat membuat selfie dengan latar belakang dokter sejawatnya dan perawat sedang melakukan operasi di sebuah rumah sakit. dailymail.co.uk

    Seorang dokter wanita di Amerika serikat membuat selfie dengan latar belakang dokter sejawatnya dan perawat sedang melakukan operasi di sebuah rumah sakit. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO , Kirov, Rusia: Tatiana Kulikova, 25 tahun, seorang paramedis dipecat dari pekerjaannya setelah dia mem-posting serangkaian foto-foto gila-gilaannya yang mengejutkan muncul di media sosial.

    Seperti yang dilansir Dailystar,  Senin, 9 Maret 2015, dalam salah satu foto itu tampak Kulikova terlihat mengacungkan jari tengahnya kepada korban kecelakaan dengan judul, "Kebodohan yang Lain". Selfie gila-gilaannya yang lain menunjukkan Kulikova terlihat menempel dua jari kepada seseorang yang baru saja mengalami serangan jantung dan foto itu diberi judul olehnya, "Bagaimana saya membenci pekerjaan saya".

    Gambar-gambar memalukan tersebut dibuat menjadi sebuah galeri dalam akun media sosial Kulikova, yang tentu saja dengan sangat cepat tersebar dan membuat marah penduduk lokal di kotanya, Kirov, Rusia tengah.

    Penggiat kesehatan setempat Artem Golubev, 40, mengatakan: "Jelas bahwa sementara ia mengambil foto-foto itu, dia tidak melihat bagaimana kondisi pasiennya."

    Golubev menambahkan, Kulikova menunjukkan ketidakpedulian terhadap kesehatan pasiennya, beberapa di antaranya bahkan meninggal sesaat setelah foto-foto yang diambil." "Saya tidak akan terkejut jika keluarga mereka menuntut Kulikova,” ujar Golubev.

    Seorang juru bicara untuk layanan darurat kota menyebutkan bahwa segera setelah pihaknya dikejutkan dengan gambar-gambar tersebut secara online, mereka langsung mengenakan skorsing ke paramedis yang bersangkutan.
    "Setelah penyelidikan dilakukan, karyawan gila tersebut langsung dipecat."

    YON DEMA | DAILYSTAR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.