Dialog Antaragama ASEM Sepakati Deklarasi Bali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Nusa Dua: Asia-Europe Meeting Interfaith Dialogue, Jumat (22/7), berakhir dengan penandatanganan Deklarasi Bali. Isinya, rekomendasi langkah-langkah penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis dalam hubungan antaragama di masing-masing negara."Sejak awal rekomendasinya dirancang sangat aplikatif. Itu sebabnya delegasi setiap negara selalu terdiri dari kaum agamawan, pendidikan, serta kalangan wartawan," kata Arizal Effendi, Dirjen Urusan Eropa dan Amerika, Departemen Luar Negeri yang menjadi jurubicara Indonesia pada forum ini.Deklarasi didasari oleh kesepakatan untuk menjaga perdamaian, kasih sayang dan toleransi diantara umat manusia. Kedua, promosi dan perlindungan HAM dan salah-satunya hak untuk memilih agama. Ketiga, Kesedian untuk tidak menggunakan kekerasan dan menentang penggunaan agama untuk merasionalisasikan kekerasan. Keempat, membangun harmoni diantara komunitas internasional. Adapun langkah praktis yang disepakati dibagi dalam empat bidang, yakni, pendidikan, kebudayaan, media-massa, dan kepercayaan serta masyarakat. Dalam deklarasi itu juga disepakati untuk mendorong pemerintahan negara-negara Asia dan Eropa agar mengakomodasi masuknya pelajaran atau materi dialog antaragama dalam kurikulum pendidikan mulai setelah Sekolah Dasar. Di tingkat dasar, kata Effendi, lebih baik dimanfaatkan untuk memperkuat pondasi keagamaan masing-masing agama. Mereka dianggap terlalu sulit menerima penjelasan mengenai adanya perbedaan antaragama. "Setelah elementary akan bermanfaat pula dalam pergaulan sosial," kata Michael William, penasihat khusus Menteri Luar Negeri Inggris.Untuk mengevaluasi perkembangan penerapan dari Deklarasi Bali , pada 2006 akan digelar acara yang sama di Siprus. Acara itu sekaligus untuk membandingkan hasil-hasil yang sudah dicapai di setiap negara. "Jadi tahun ini kita usahakan di masing-maisng negara dulu, seperti apa bentuknya," tuturnya. Rofiqi Hasan/Rilla Nugraheni

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.