Miss Lebanon Dikecam Selfie Bareng Miss Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kontestan Miss Universe dari Libanon, Saly Greige (kedua kiri), dikecam setelah foto selfienya dengan Miss Israel, Doron Matalon, terunggah di dunia maya. Foto ini dikecam warga Libanon, bahkan puluhan orang meminta gelar Miss Libanon dicopot. Dailymail.co.uk

    Kontestan Miss Universe dari Libanon, Saly Greige (kedua kiri), dikecam setelah foto selfienya dengan Miss Israel, Doron Matalon, terunggah di dunia maya. Foto ini dikecam warga Libanon, bahkan puluhan orang meminta gelar Miss Libanon dicopot. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Miami - Memanasnya hubungan Lebanon dan Israel merembet hingga ke ajang Miss Universe. Foto Miss Lebanon Saly Greige dan Miss Israel Doroton Matalon yang diunggah ke media sosial menuai kecaman dari masyarakat Lebanon.

    Dalam foto itu, keduanya tampak tersenyum lebar. Masyarakat Lebanon meminta agar Greige menanggalkan gelarnya sebagai Miss Lebanon. Ia juga dituntut meminta maaf dan mengklarifikasi beredarnya gambar itu ke publik. (Baca: Puteri Indonesia Pakai Baju 20 Kg di Miss Universe.)

    Seperti dilansir dari Daily Mail, Greige menyatakan bahwa dirinya sebenarnya berusaha menghindari Matalon. Foto itu, dia melanjutkan, diunggah tanpa sepengetahuan dirinya. "Sejak hari pertama keikutsertaanku di Miss Universe, aku telah mencoba untuk menghindari foto dan berkomunikasi dengan Miss Israel. Ia beberapa kali mencoba berfoto bersamaku," kata Greige dalam laman Facebook-nya. (Baca: Puteri Indonesia Bakal Pakai Kostum Borobudur)

    Dalam foto itu, Greige memang tak hanya berdua dengan Matalon. Ia bersama dua peserta kontes ratu kecantikan lainnya. "Aku sedang berfoto bersama Miss Jepang dan Miss Slovenia, tiba-tiba Miss Israel mengambil foto itu dan mengunggahnya ke media sosial," kata Greige.

    Matalon pun merespons pernyataan Greige. Dia menyatakan kontroversi foto tersebut membuatnya sedih. "Sayang sekali, kita tidak bisa memisahkan permusuhan dari kompetisi ini," kata Matalon dalam bahasa Inggris dan Ibrani.

    Israel menduduki Lebanon selama 22 tahun hingga tahun 2000. Meski demikian, dua negara ini masih berperang di sepanjang garis batas yang ditentukan oleh PBB.

    Israel terlibat perang melawan kelompok Hizbullah Lebanon pada 2006. Perang tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang di Lebanon. Sebagian besar adalah warga sipil dan sekitar 160 warga Israel.

    DAILY MAIL | WINONA AMANDA

    Terpopuler
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka
    Nyawer ke Politikus PDIP, Apa Maksud Budi Gunawan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.