Pendukung ISIS Retas Akun FB Maskapai Korea Utara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong-un. AP/Xinhua, Gao Haorong

    Kim Jong-un. AP/Xinhua, Gao Haorong

    TEMPO.CO, Pyongyang - Sejumlah peretas yang mengaku sebagai pendukung Negara Islam (IS/ISIS) telah meretas akun Facebook milik maskapai penerbangan pemerintah Korea Utara, Air Koryo. Peretas menyematkan tulisan "Babi menangis" pada satu foto pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang sedang meratapi kematian ayahnya, Kim Jong-il. 

    Para peretas juga mengganti foto banner maskapai ini dengan bendera IS/ISIS berwarna putih dan hitam serta memuat gambar deklarasi dukungan terhadap jihad. Seperti diberitakanNews.com.au, Kamis, 15 Januari 2015, peretas juga menukar foto profil akun ini dengan foto seorang anggota milisi yang dibalut kerudung dan bertuliskan "CyberCalliphate" dan "I Love you ISIS". (Baca: ISIS Rilis Video Anak Kecil Eksekusi 'Intel Rusia'.)

    Peretas juga mengunggah foto sejumlah anggota IS/ISIS serta memuat tulisan: "Korea Utara preman negara komunis dan komunis Cina preman akan membayar kolaborasi mereka dengan musuh-musuh mujahidin".

    Foto-foto dan tulisan yang diunggah oleh peretas ke akun Facebook Air Koryo yang memiliki 8.000 fan itu, menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, telah dihapus sendiri oleh peretas.  (Baca: ISIS Rekrut Remaja 14 Tahun untuk Bom Bunuh Diri.)

    Peretasan akun Facebook Air Koryo terjadi dua hari setelah peretas menyerang akun media sosial militer Amerika Serikat di Florida, Amerika Serikat. Peretas akun militer AS ini juga mengunggah tulisan " I Love you ISIS" dan "CyberCalliphate". Belum ada informasi resmi tentang peretas mengklaim sebagai pendukung IS/ISIS. (Baca: Akun Medsos Militer AS Dibajak Pendukung ISIS.)

    NEWS.COM.AU | MARIA RITA 
      
    Baca juga:
    Asuransi Air Asia, Begini Hasil Hitungan Pakar
    Kritik Charlie Hebdo, Paus: Jangan Hina Keyakinan
    Soal Budi Gunawan, Jokowi Diminta Ingat Relawan
    KPK Belum Kontak DPR Bahas Budi Gunawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.