Wanita Transgender Terpilih Jadi Wali Kota India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madhu Kinnar. www.ndtv.com

    Madhu Kinnar. www.ndtv.com

    TEMPO.CO, Raigarh - Seorang wanita transgender dari kasta terendah terpilih sebagai wali kota di India, Ahad, 4 Januari 2014. Madhu Kinnar, 35 tahun, berasal dari Kasta Dalit dinyatakan sebagai Wali Kota Raigarh, Chhattisgarh, setelah mengalahkan pesaingnya Mahaveer Guruji dari partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP). (Baca: Whatsapp Bantu Berantas Polisi Korup di India)

    "Rakyat memberikan kepercayaan kepada saya. Saya menganggap kemenangan ini sebagai cinta dan berkah dari rakyat buat saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi mimpi mereka," kata Madhu seusai memenangkan pemilihan. Dia merupakan calon independen.

    Madhu, yang mengumpulkan dana kampanye dengan bekerja serabutan serta mengamen dengan menari dan menyanyi dari satu kereta ke kereta yang lain, memperoleh lebih dari 4.500 suara. (Baca: Intelijen Ingatkan Air India Akan Dibajak Teroris)

    Dia mengaku hanya menghabiskan dana 60-70 ribu rupee (sekitar Rp 12-14 juta) dari penghasilannya untuk berkampanye. "Dukungan masyarakat mendorong saya untuk ikut mencalonkan diri untuk pertama kalinya, dan berkat dukungan merekalah saya muncul sebagai pemenang," tambah Madhu yang merupakan kandidat independen.

    Partai berkuasa, BJP menerjunkan Mahaveer Guruji setelah menolak memberi restu kepada wali kota inkumben Mahendra Chauhatta. Sedangkan partai oposisi, Partai Kongres mencalonkan Jethuram Manhar untuk ketiga kalinya. (Baca: Penyiar Radio India Tak Boleh Lebih dari 35 Tahun)

    Menanggapi kemenangan Madhu, Partai Kongres mengatakan bahwa hal itu adalah kekalahan BJP dan bukan kemenangan Madhu.

    "Tak ada gelombang Modi (PM India Narendra Modi) di Raigarh saat ini. Rakyat Raigarh muak dengan korupsi BJP, makanya mereka memilih Madhu. Ini bukan kemenangan Madhu Kinnar, tetapi kekalahan BJP," kata Presiden Partai Kongres Distrik Raigarh Narendra Negi. (Baca: PM India Minta Coca-Cola Pakai Sari Buah Asli)

    Sedangkan BJP menerima kekalahannya dengan mengatakan akan meninjau mandat rakyat. "Kami menerima keputusan rakyat dan akan me-review-nya," kata Presiden BJP Distrik Raigarh Rajesh Sharma.

    Sedangkan wali kota saat ini yang berasal dari Partai BJP, Chauhatha, mengatakan rakyat menolak para kandidat baik dari Kongres maupun BJP. "Pemilihan kandidat seharusnya melihat situasi," kata dia. (Baca: Berjari Raksasa, Bocah India Dilarang ke Sekolah)

    Kemenangan wali kota bernama asli Naresh Chauhan itu diawali keputusan Mahkamah Agung India yang mengakui hak hukum warga transgender sebagai gender ketiga.

    Setelah keputusan Mahkamah Agung tersebut, stasiun televisi berbahasa Tamil di Kota Coimbatore merekrut pembaca berita (anchor) pertamanya, Padmini Prakash, pada September 2014.

    JAGRANJOSH | NDTV | NATALIA SANTI

    Topik terhangat:

    AirAsia | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Adian Napitupulu: Wiranto Danai 'Di Balik 98'?
    Apa Kata Gerrard Setelah Jadi Pahlawan Liverpool?
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.