ISIS Serang Kawasan Anbar, Ibu Kota Bagdad Waswas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok ekstrimis ISIS, berparade di Raqqa, Suriah, 30 Juni 2014. (AP/Raqqa Media)

    Kelompok ekstrimis ISIS, berparade di Raqqa, Suriah, 30 Juni 2014. (AP/Raqqa Media)

    TEMPO.CO, Bagdad - Gempuran militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di wilayah barat Provinsi Anbar, tepatnya di Kota Hit dan Kubaisa yang berada di dekat ibu kota Bagdad, membuat pemerintah Irak semakin waswas. (Baca: Gerakan ISIS Semakin Dekati Ibu Kota Irak)

    Menurut laporan Reuters, Senin, 13 Oktober 2014, ISIS berhasil menduduki sebuah pangkalan militer di Kota Hit. Memang sejak 2 Oktober lalu sebagian besar wilayah di kota itu telah dikuasai ISIS, yang kemudian melebarkan kekuasaan ke Kota Kubaisa dua hari kemudian.

    Ancaman di kota di Provinsi Anbar itu, seperti dilaporkan PBB, telah memaksa 30 ribu keluarga, atau 180 ribu orang, mengungsi dari Kota Hit.

    Sementara itu, sebelumnya dilaporkan tiga buah bom bunuh diri meledak di Bagdad pada Senin, 13 Oktober 2014. Tiga puluh orang dilaporkan tewas. Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, meski militan ISIS telah mengkonfirmasi bertanggung jawab atas serangan sehari sebelumnya yang menewaskan 45 jiwa. (Baca: Bom Bunuh Diri Menghantam Warga Kurdi, 29 Tewas)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Mengeroyok Wanita Pezina Jadi Tren di Cina
    Pernikahan Pangeran Charles-Diana Tindakan Idiot
    Diterpa Badai Vongfong, Jepang Porak Poranda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.