TNI Kirim KRI Iskandar Muda ke Libanon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kapal perang TNI AL melakukan sailing pass di perairan Surabaya saat defile alutsista puncak HUT TNI ke 69 di Dermaga Ujung, Surabaya, 7 Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah kapal perang TNI AL melakukan sailing pass di perairan Surabaya saat defile alutsista puncak HUT TNI ke 69 di Dermaga Ujung, Surabaya, 7 Oktober 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - TNI mengirim kapal perang jenis Sigma KRI Sultan Iskandar Muda dengan nomor lambung kapal 657 ke Libanon, Jumat, 10 Oktober 2014. KRI Sultan Iskandar Muda menggantikan misi yang dijalani KRI Frans Kaisiepo. Dua kapal tersebut bersama-sama dengan alat utama pertahanan RI lainnya sempat terlibat dalam gelar kekuatan dalam rangka HUT TNI ke-69 pada Selasa, 7 Oktober 2014.

    "Siang ini, KRI Sultan Iskandar Muda menggantikan tugas KRI Frans Kaisiepo di perairan Lebanon," kata Panglima Armada RI Wilayah Timur Laksamana Muda TNI Sri Mohammad Darojatim setelah melepas KRI Sultan Iskandar Muda di Dermaga Ujung atau yang biasa disebut Dermaga Madura, Surabaya, Jumat, 10 Oktober 2014.

    Darojatim menuturkan misi yang dibawa KRI Sultan Iskandar Muda adalah perdamaian, bersama militer angkatan laut negara lain di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kapal perang bermanuver tinggi dan tergolong baru di antara armada kapal perang RI itu berkekuatan sekitar 101 prajurit dan akan bertugas sekitar delapan bulan. (Baca: SBY Bilang 10 Tahun Lagi Indonesia Jadi Macan Asia)

    Helikopter jenis Bolco NV 410 dari skuadron 400 juga dibawa serta. Kopilotnya, Letnan Satu Laut Alkautsar, mengatakan helikopter akan membantu mengawasi di perairan Libanon. "Kami hanya tugas perdamaian, bukan tugas tempur," ujarnya.

    EDWIN FAJERIAL

    Terpopuler:
    Dijegal DPR, Jokowi Tak Segan Keluarkan Hak Veto 
    Adik Prabowo Sebut Hasil Wawancaranya Dipelintir 
    Ormas Anarkistis, Jokowi: Gebuk Saja
    Ilmuwan Kecam Politik Bumi Hangus Koalisi Prabowo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.