PBB Temukan Roket Hamas di Bangunan Sipil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota Hamas memeriksa sebuah roket Israel yang belum meledak di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Bernat Armangue

    Seorang anggota Hamas memeriksa sebuah roket Israel yang belum meledak di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Bernat Armangue

    TEMPO.COKota Gaza - Kelompok Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memberikan bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza menyatakan telah menemukan roket di dalam sebuah sekolah yang sudah tak beroperasi. Roket tersebut diduga kuat milik kelompok militan Hamas.

    Penemuan tersebut menimbulkan keluhan dan kekhawatiran bahwa Hamas menjadikan gedung bangunan sipil untuk menyembunyikan senjata ataupun meluncurkan roket selama perang dengan pasukan Israel. Menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), roket yang diduga milik kelompok militan Hamas itu ditemukan di dua sekolah milik UNRWA yang sedang dipakai oleh 1.500 pengungsi Gaza.

    Begitu roket ditemukan, seluruh karyawan UNRWA dan pengungsi segera menarik diri dari kawasan tersebut. UNRWA mengecam insiden itu sebagai sebuah "pelanggaran terang-terangan" hukum internasional. (baca: Israel Hancurkan Lima Masjid di Gaza, 7 Tewas)

    "Badan ini akan segera memberitahu pihak berwenang dan sedang mencari semua kemungkinan tindakan untuk memindahkan obyek tersebut dan menciptakan keamanan di sekolah," demikian pernyataan PBB seperti dilansir Fox News, Rabu, 23 Juli 2014.

    Lebih lanjut dalam pernyataan tersebut, UNRWA akan melakukan investigasi menyeluruh yang berkaitan dengan insiden tersebut. Penemuan roket itu terjadi setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menuduh kelompok militan Hamas menggunakan kawasan Shijaiyah di Kota Gaza sebagai "benteng senjata". (baca juga: Israel Bantah Hamas Tangkap Serdadunya)

    Pada Ahad lalu, IDF merilis sekumpulan foto udara berupa gambar roket yang diluncurkan dari wilayah Shijaiyah. Foto-foto tersebut berisi tudingan kepada Hamas yang meluncurkan roket dari arah sekitar masjid, rumah sakit, taman bermain anak-anak, hingga tempat pemakaman umum.

    Sebanyak 22.000 pengungsi Gaza menghindari serangan udara Israel dengan berlindung di berbagai gedung sekolah yang dikelola PBB. Namun sekolah tempat ditemukannya roket-roket itu tidak lagi digunakan untuk mengungsi. (baca: 500 Warga Palestina Tewas Dalam 2 Pekan Konflik)

    FOX NEWS | ROSALINA


    Terpopuler Dunia

    Israel Hancurkan Lima Masjid di Gaza, 7 Tewas 
    ISIS Usir Orang Kristen dengan Cara Ini 
    Suami-Istri asal Aceh Lolos Hukuman Gantung
    Dukung Gaza, Dubes RI Temui Dubes Palestina di AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.