Cerita Jokowi Laris di Media Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wartawan mewawancarai Jokowi di Balai Kota, Jakarta, 23 Juli 2014. Jokowi kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah cutinya selesai. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Wartawan mewawancarai Jokowi di Balai Kota, Jakarta, 23 Juli 2014. Jokowi kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah cutinya selesai. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang baru menghiasi berita media internasional sejak kemarin hingga hari ini. Halaman berita Google bahkan menjadikan nama Jokowi sebagai topik tersendiri.

    Kemenangan Jokowi, antara lain, diberitakan The Guardian, Wall Street Journal, Financial Times, ABC, BBC, Christian Science Monitor, dan Sky News Australia. Rabu, 23 Juli 2014, Sky News Australia menulis, Jokowi memikat hati jutaan rakyat Indonesia dengan tampilan orang biasa.

    The Guardian memberitakan Jokowi yang membacakan pidato kemenangannya di atas kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa. Menurut media ini, lompatan karier Jokowi luar biasa: dari gubuk bambu ke kursi presiden. “Ini menginspirasi jutaan warga biasa,” tulis media asal Inggris itu.

    Financial Times menyorot dampak terpilihnya Jokowi terhadap kondisi ekonomi Tanah Air. Mereka mengungkit nilai rupiah yang mencapai titik tertinggi dalam dua bulan belakangan.

    Harian yang berbasis di London itu menulis, Jokowi adalah presiden pertama yang bukan berasal dari kalangan elite. “Kemenangan Jokowi memercikkan harapan bahwa dia bisa memperkenalkan reformasi ekonomi di Asia Tenggara.”

    Lebih jauh, Financial Times menyebutkan bersinarnya Jokowi sejalan dengan tren pemimpin dunia yang berangkat dari karier wali kota, seperti Lee Myung-bak, mantan Presiden Korea Selatan; dan Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Turki yang merupakan mantan Wali Kota Istanbul. Hal serupa dialami Matteo Renzi, Perdana Menteri Italia yang pernah menjabat Wali Kota Florence.

    SKY NEWS | THE GUARDIAN | FINANCIAL TIMES | ATMI PERTIWI


    Berita Lainnya:

    Israel Hancurkan Lima Masjid di Gaza, 7 Tewas 
    Suami-Istri asal Aceh Lolos Hukuman Gantung
    ISIS Usir Orang Kristen dengan Cara Ini
    Dukung Gaza, Dubes RI Temui Dubes Palestina di AS
    Rusia Edit Isi Wikipedia Soal Kecelakaan MH17  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.