Kate Middleton Menyelinap ke Hotel Sultan Brunei

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kate Middleton dalam kunjungannya ke Forteviot Fete, Perthshire, Kamis (29/5), di Skotlandia. Mark Cuthbert/UK Press via Getty Images

    Kate Middleton dalam kunjungannya ke Forteviot Fete, Perthshire, Kamis (29/5), di Skotlandia. Mark Cuthbert/UK Press via Getty Images

    TEMPO.CO, London - Sementara banyak pesohor dunia, termasuk Anna Wintour dan Richard Branson, melancarkan aksi boikot, Kate Middleton diam-diam malah mengunjungi jaringan hotel Dorchester milik Sultan Brunei. Wanita berjulukan Duchess of Cambridge ini, menurut sumber Mail Online, menghindari pintu depan dan menyelinap ke parkir bawah tanah.

    Aksi boikot dilancarkan sebagai bentuk protes atas diberlakukannya hukum syariah oleh Sultan Hassanal Bolkiah. Media Inggris menuliskan kehadiran Middleton itu sebagai tamu kehormatan dalam pesta pernikahan yang diadakan di Dorchester pada hari Jumat pekan lalu.

    Sadar kehadirannya akan menimbulkan kontroversi, ia menghindari pintu depan dan datang secara menyelinap. "Menggelar pernikahan di hotel itu adalah bentuk dukungan besar pada pemilik hotel," tulis media itu, mengutip seorang sumber. "Ini menunjukkan bahwa kerajaan tidak akan membiarkan bisnis Brunei menjauhi mereka."

    Kate datang ke hotel itu menghadiri pernikahan sepupunya, Adam Middleton, dengan desainer interior Rebecca Poynton yang diselenggarakan di griya tawang hotel itu. Kate bergabung dengan orang tuanya, Carole dan Michael, beserta dua adiknya, James dan Pippa. Adam adalah anak dari kakak Michael Middleton, Richard.

    Sementara James datang ke hotel dengan orang tuanya dan Pippa dengan kekasihnya, bankir Nico Jackson, Kate tiba secara terpisah. Ia datang dikawal sembilan orang.

    Hotel Dorchester telah menjadi fokus dari aksi boikot di seluruh dunia karena hubungannya dengan Kesultanan Brunei. Sultan baru-baru ini memberlakukan hukum syariat yang antara lain menghukum kaum homoseksual dengan hukuman penjara.

    The Dorchester Collection dimiliki oleh Brunei Investment Agency, bagian dari kementerian keuangan negara itu. Kehadiran Kate bukan satu-satunya dukungan kerajaan untuk jaringan hotel mewah tersebut. Pada Sabtu lalu, Pangeran William dan Harry bermain polo di Coworth Park dekat Windsor, yang juga dimiliki oleh Dorchester Collection.

    MAIL ONLINE | INDAH P

    Berita utama
    Hashim Pernah Keluhkan PKS di Forum Usindo
    Pernyataan Amien Rais Dinilai Picu Kekerasan Agama
    Sangeang Meletus, Penerbangan Bali-NTB Berbahaya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.