Putin dan Pangeran Charles Terlibat 'Perang' Kata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Charles terlihat serius menjajal gadget Google glasses di Winnipeg, Manitoba, Kanada (21/5).  (Chris Jackson/Getty Images)

    Pangeran Charles terlihat serius menjajal gadget Google glasses di Winnipeg, Manitoba, Kanada (21/5). (Chris Jackson/Getty Images)

    TEMPO.CO, Moskow - Vladimir Putin meluncurkan serangan balik atas tudingan Pangeran Charles. Ia menyebut perilaku pewaris takhta Kerajaan Inggris ini sebagai "tidak bisa diterima" dan "tak mencerminkan bangsawan kerajaan". Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan Charles menyebut Putin mirip pimpinan Nazi, Adolf Hitler.

    Putin juga menyebut komentar Charles yang dilontarkan saat kunjungannya ke Kanada sebagai 'salah'. Selain menyatakan Charles tak layak melontarkan penilaian itu, ia juga menyebut suami Camilla Parker-Bowles ini sebagai "perilakunya tidak cocok dilakukan oleh seorang raja mana pun."

    Charles membandingkan Putin dengan Hitler saat mengomentari aneksasi Rusia atas Crimea pada seorang wanita Yahudi berusia 78 tahun yang melarikan diri ke Kanada untuk menghindari Nazi. Dia mengatakan kata-kata Marienne Ferguson, "Dan sekarang Putin berlaku hampir sama dengan Hitler."

    Pernyataan telah meningkatkan ketegangan diplomatik antara Inggris dan Rusia. Sebelumnya, hubungan kedua negara sudah tak nyaman setelah Rusia menganeksasi Crimea dari Ukraina.

    Vladimir Putin mengatakan hal itu dalam sebuah konferensi pers di Istana Konstantinovsky di St Petersburg. "Sampaikan kata-kata saya ini pada Pangeran Charles. Dia telah mengunjungi negara kita lebih dari sekali. Jika ia membuat perbandingan seperti itu, itu tidak bisa diterima dan saya yakin dia mengerti bagaimana harus berlaku sebagai orang yang bersopan santun," katanya. "Saya pikir dia memahami bahwa dirinya adalah seorang yang berpendidikan dan orang terpandang."

    Vladimir Putin menambahkan apa yang dilakukan Charles tak seharusnya dilakukan seorang raja. "Tapi selama beberapa tahun terakhir kita telah melihat begitu banyak, jadi tidak ada yang mengejutkan saya lagi," katanya, menyitir pepatah kuno Rusia yang menyatakan, 'Anda marah, itu berarti Anda yang salah'.

    Presiden Rusia ini menegaskan apa pun yang dilontarkan Charles dan kecaman dunia internasional padanya, tidak akan mempengaruhi aktivitas Rusia di Ukraina. "Saya akan dipandu bukan oleh apa yang mereka katakan tentang saya," katanya. "Saya hanya akan dipandu oleh kepentingan rakyat Rusia, dan saya berharap rekan-rekan kita di Inggris akan mengingat-ingat dan akan selalu ingat bahwa ketika mencari solusi bagi masalah apa pun, kita selalu dipandu oleh hukum internasional dan norma-normanya."

    Perbandingan Vladimir Putin dengan Hitler adalah salah satu yang sangat menyengat bagi Rusia. Sekitar 26 juta warga negara Soviet kehilangan nyawa mereka melawan Nazi.

    Pada hari Kamis, wakil duta besar Rusia untuk London bertemu dengan para pejabat Departemen Luar Negeri untuk menyampaikan ketidaksenangan Putin. Di Moskow pada hari yang sama, juru bicara resmi Putin, Dmitry Peskov, menuduh Pangeran sebagai tak memahami sejarah.

    Seorang juru bicara Clarence House enggan mengomentari pernyataan Putin. "Kami tidak akan berkomentar apa pun," kata mereka. Kementerian Luar Negeri Inggris juga mengatakan tak akan memberikan komentar atas opini pribadi.

    TELEGRAPH | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.