Pangkalan Militer Ukraina Diserang, Tiga Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis bersenjata pro-Rusia berpose setelah mereka menduduki kantor polisi di Slovyansk, timur Ukraina (12/4). Menteri dalam negeri Ukraina mengatakan seorang petugas keamanan telah tewas dan lima lainnya terluka dalam baku tembak dengan milisi pro-Rusia. AP/Maxim Dondyuk, Russian Reporter magazine

    Aktivis bersenjata pro-Rusia berpose setelah mereka menduduki kantor polisi di Slovyansk, timur Ukraina (12/4). Menteri dalam negeri Ukraina mengatakan seorang petugas keamanan telah tewas dan lima lainnya terluka dalam baku tembak dengan milisi pro-Rusia. AP/Maxim Dondyuk, Russian Reporter magazine

    TEMPO.CO, Kiev - Pasukan keamanan Ukraina berhasil menghalau serangan di pangkalan militer mereka yang berada di Mariupol, Ukraina tenggara. Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov mengatakan tiga orang dari pihak penyerang tewas dan 13 lainnya terluka.

    Sekitar 300 orang melancarkan serangan menggunakan senjata dan bom molotov ke arah pasukan Ukraina di pangkalan militer. Menurut Avakov, tidak satu pun pasukan Ukraina yang terluka akibat serangan itu.

    "Setelah penyerang melemparkan bom-bom molotov di pangkalan militer dan melepaskan tembakan ke pos-pos jaga, Garda Nasional melepaskan tembakan peringatan," kata Avakov dalam akun Facebook-nya seperti dilansir Channel News Asia, Kamis, 17 April 2014. Kemudian, terjadilah aksi saling tembak.

    Sebanyak 63 orang ditahan dan petugas mulai menyita senjata, alat komunikasi, dan telepon selular Rusia.

    Avakov mengatakan operasi pengamanan masih dilakukan dengan tambahan petugas keamanan yang berpatroli di kota pelabuhan. Pasukan khusus juga berpatroli lewat udara menggunakan helikopter.

    Serangan terbaru ini menyusul aksi perebutan gedung-gedung administrasi yang dilakukan para separatis pro-Rusia di Mariupol dan kota-kota lain di wilayah timur Ukraina.

    Pembicaraan tingkat tinggi yang bertujuan mengakhiri krisis dan melibatkan diplomat dari Rusia, Ukraina, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, akan dimulai pada Kamis waktu setempat di Jenewa, Swiss.

    Kiev tengah berjuang mendapatkan kembali kekuasaannya atas kota-kota di wilayah timur yang menjadi jantung industri Ukraina. Operasi militer yang sempat dilakukan untuk menggagalkan aksi pendudukan di timur gagal pada Rabu kemarin ketika militan pro-Rusia menyita sedikitnya enam kendaraan lapis baja Ukraina.

    ROSALINA | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.