Rabu, 14 November 2018

Pengamat: Info MH370 Diduga Sengaja Ditutupi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga korban pesawat Malaysia Airlines MH370 berjalan menuju kantor Kedutaan Besar Malaysia, Selasa (25/3), di Beijing, Cina. Ratusan pendemo, termasuk keluarga korban pewasat hilang, meminta jawaban dari pemerintah Malaysia mengenai nasib pesawat MH370. Lintao Zhang/Getty Images

    Keluarga korban pesawat Malaysia Airlines MH370 berjalan menuju kantor Kedutaan Besar Malaysia, Selasa (25/3), di Beijing, Cina. Ratusan pendemo, termasuk keluarga korban pewasat hilang, meminta jawaban dari pemerintah Malaysia mengenai nasib pesawat MH370. Lintao Zhang/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat militer dari Universitas Indonesia, Andi Widjajanto, mengatakan seharusnya keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370 saat melintas di atas perairan Indonesia bisa terpantau oleh radar militer milik TNI. “Kalau melihat wilayahnya yang melintasi wilayah Selat Malaka dan perairan wilayah barat hingga selatan Jawa, pesawat itu harusnya terpantau radar,” kata Andi saat dihubungi, Rabu, 26 Maret 2014.

    Menurut Andi, saat ini kondisi radar di koridor barat Indonesia dalam kondisi baik. Kuantitas dan kualitas radar militer juga cukup. Artinya, tak ada satu pun wilayah barat Indonesia yang tak terpantau radar militer. Pesawat MH370, kata Andi,  tak bisa dipantau radar militer hanya bila terbang di atas ketinggian normal. (Baca: MH370 Hilang, Polisi Periksa Lebih dari 100 Orang)

    Andi menduga tak adanya pengumuman resmi dari TNI soal kemungkinan MH370 melintas karena ada permintaan untuk tak mengumumkannya. “Mungkin saja radar militer menangkap. Tetapi karena ini ada kemungkinan pembajakan, maka ada permintaan pejabat yang berwenang tak membuka dulu informasinya.”

    Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto menegaskan pesawat Malaysia Airlines MH370 tak melintasi wilayah udara Indonesia. Menurut dia, radar milik TNI AU dalam kondisi bagus dan tidak mendeteksi pesawat MH370. (Baca:Apa Dasar PM Najib Sebut Seluruh Penumpang MH370 Tewas?)

    Kalaupun pesawat tujuan Beijing itu berbalik arah dan melintasi Indonesia, kata dia, tentunya radar pertahanan Malaysia juga bisa mendeteksi. Soalnya, menurut Hadi, pertahanan udara Indonesia-Malaysia terkoordinasi. "Apabila ada obyek yang mencurigakan, Malaysia bisa melaporkan ada obyek yang mengarah ke Indonesia dan minta untuk mengawasi," ujarnya.

    Malaysia Airlines MH370 hilang sejak 8 Maret 2014. Penyebab hilangnya pesawat jurusan Kuala Lumpur-Beijing itu hingga kini belum diketahui. Pemerintah Malaysia baru-baru ini menyatakan pesawat itu jatuh di selatan Samudra Hindia. (Baca:Kerabat Korban Pilih Tunggu Bangkai MH370 Ditemukan)

    IRA GUSLINA SUFA

    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terkait
    Apa Dasar PM Najib Sebut Seluruh Penumpang MH370 Tewas?
    2 Kemungkinan Penyebab Jatuhnya MH370
    Keluarga Firman Belum Yakin MH370 di Samudera Hindia

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.