Diserang Kucing, Keluarga Ini Bersembunyi di Kamar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kucing. Lolchat.com

    Ilustrasi kucing. Lolchat.com

    TEMPO.COOregon – Kucing dikenal sebagai peliharaan yang manis dan cenderung penurut. Berbeda dengan anjing yang sesekali tampak galak, kucing selalu terlihat lebih pendiam. Namun hal ini tidak berlaku pada Lux.

    Kucing seberat 10 kilogram tersebut tiba-tiba saja mengamuk. Mirror, Selasa, 11 Maret 2014, melaporkan bahwa gara-gara Lux mengamuk, pemiliknya, Lee Parmer, sampai harus menghubungi layanan darurat 911 setelah si kucing hitam ini memaksa mereka mengurung diri di kamar tidur.

    Lee tinggal di Oregon, Amerika Serikat, bersama pasangannya, Teresa Barker, dan putri mereka, Jesse. Selain memelihara si kucing jantan ini, Lee juga memelihara seekor anjing.

    Entah apa yang terjadi pada Lux. Tiba-tiba ia menyerang Jesse. Bocah yang masih berusia 7 bulan itu dicakar Lux. Wajahnya terluka. Lee menendang Lux dan menyelamatkan Jesse. Namun Lux tak tinggal diam. Ia justru menjadi lebih liar. 

    Anjing Lee bahkan tak mampu melawan Lux. Hingga akhirnya, seluruh penghuni rumah, termasuk si anjing, bersembunyi di kamar tidur dan meminta bantuan 911. “Dia berada di depan pintu kamar tidur kami,” kata Lee dalam panggilan telepon. Operator 911 bahkan bisa mendengar lengkingan Lux yang nyaring lewat telepon.

    Bantuan pun datang tak lama kemudian. Lux sempat melarikan diri ke dapur sebelum akhirnya ditangkap dengan menggunakan jerat. Kucing Himalaya berusia 4 tahun ini kemudian dibawa ke dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan.

    ANINGTIAS JATMIKA | MIRROR.CO.UK

    Terpopuler

    Ini Dia Penumpang Gelap Malaysia Airlines
    Telepon Penumpang Malaysia Airlines Aktif
    Tujuh Fakta Terkait Hilangnya Malaysia Airlines
    Pilot Malaysia Airlines Bawa Penumpang ke Kokpit  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.