Kunjungan Pertama Margaret Thatcher ke Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Margareth Thatcher saat menunggu Ratu Elizabeth memberikan pidato dalam sebuah acara di Gedung Parlemen di House of Lords, London, Inggris, dalam foto tanggal 13 November 2002 ini. Thatcher meninggal dunia karena serangan stroke, kata juru bicara keluarga. REUTERS/Russell Boyce/Files

    Margareth Thatcher saat menunggu Ratu Elizabeth memberikan pidato dalam sebuah acara di Gedung Parlemen di House of Lords, London, Inggris, dalam foto tanggal 13 November 2002 ini. Thatcher meninggal dunia karena serangan stroke, kata juru bicara keluarga. REUTERS/Russell Boyce/Files

    TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher melakukan kunjungan pertamanya ke Indonesia pada April 1985. Thatcher meninggal pada usia ke-87 setelah berjuang melawan stroke.

    Majalah Tempo edisi 20 April 1985 menggambarkan kekaguman Thatcher ketika berada di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Thatcher, yang didampingl suaminya, Denis Thatcher, diterima Presiden Soeharto. Tak terhitung kali, Thatcher mendecak kagum ketika melihat ukir-ukiran yang menghiasi dinding Sasono Langen Budoyo.

    "Indah dan mengagumkan. Saya tak dapat membayangkan bagaimana membuat ukiran ini," komentar Margaret sambil meraba ukiran tentang epos Mahabarata itu berulang kali. Pada bagian sambungan kayu, yang nyaris tak nampak oleh mata, "Wanita Besi" dari Inggris itu lebih terkagum lagi. "Teknologi apa yang dipakai memahat ini?" tanyanya.

    Kunjungan pertama perdana menteri Inggris ke Indonesia ini berlangsung tiga hari - merupakan rangkaian perjalanan Margaret ke berbagai negara Asia. Selama di Indonesia acaranya cukup padat. Ia juga mengunjungi ITB dan PT Nurtanio di Bandung. Tapi tak terlihat keletihan di wajahnya. Betul-betul "Wanita Besi"

    TEMPO


    Topik Terhangat Tempo:

    Penguasa Demokrat
    || Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

    Baca juga:
    3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden

    Polisi Endus Penyerang Cebongan dari Ponsel?

    SBY Keseleo Lidah, Mencoreng Jadi Menggoreng


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.