India dan Pakistan Saling Tuding Soal Kashmir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga muslim Kashmir melempari polisi dengan batu saat unjuk rasa di daerah Srinagar, India, Senin (8/9). AP Photo/Mukhtar Khan

    Warga muslim Kashmir melempari polisi dengan batu saat unjuk rasa di daerah Srinagar, India, Senin (8/9). AP Photo/Mukhtar Khan

    TEMPO.CO, New Delhi - Inda dan Pakistan, Rabu, 9 Januari 2013, saling tuding setelah New Delhi menuduh pasukan Pakistan membunuh dua serdadunya. Kedua anggota militer itu, tuduh India, dihabisi dengan cara dimulitasi di daerah sengketa Kashmir.

    Menteri Luar Negeri India, Ranjan Mathai, memanggil duta besar Pakistan untuk India guna menerima protes keras atas peristiwa yang berlangsung pada Selasa, 8 Januari 2013.

    Namun sebaliknya, Pakistan menolak segala tuduhan India. Menurut pemerintah Pakistan, India sengaja mengalihkan perhatian atas peristiwa di kawasan Himalaya dalam sebuah bentrokan pekan lalu yang menyebabkan seorang anggota militer Pakistan tewas.

    India dan Pakistan terlibat dalam bentrok bersenjata, Selasa, 8 Januari 2013, di Line of Control, daerah yang dipersengketekan kedua negara di wilayah Kashmir. Bentrok senjata api berlangsung selama 30 menit menyebabkan dua serdadu India tewas.

    Pemerintah India, Rabu, menuding pasukan Pakistan membunuh kedua balamiliternya dengan cara barbar dan tidak manusiawi. "Hal itu dapat menimbulkan aksi provokasi."

    CNN | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.