Penangkap Ular Piton Burma Diupah Rp 14,5 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ular Piton (ilustrasi).

    Ular Piton (ilustrasi).

    TEMPO.CO, Florida - Pemerintah selatan Florida, Amerika Serikat, menyerah. Makin banyaknya ular piton Burma yang berkeliaran di wilayah itu membuat mereka membuka sayembara.

    Dikemas sebagai sebuah event, acara berburu piton memberi iming-iming lumayan bagi pesertanya. Siapa pun yang berhasil memenangkan sayembara berhak membawa pulang uang US$ 1.500 atau setara Rp 14,5 juta.

    Acara bertajuk "Python Challenge 2013" itu akan digelar bulan depan di lahan publik selatan Florida. Pemenang akan menerima US$ 1.000 bagi yang bisa menangkap ular terpanjang dan US$ 1.500 untuk penangkap ular terbanyak.

    Acara akan dimulai 12 Januari di kampus Universitas Davie Florida. Dari sana, peserta akan menyisir hingga ke gurun. Peserta dipilah menjadi dua: mereka yang berlisensi pemburu dan masyarakat umum.

    "Kami mendorong masyarakat untuk terlibat dalam membantu menghilangkan piton Burma dari tanah publik di selatan Florida," kata Kristen Sommers, Kepala Bagian Spesies Eksotik The State Wildlife Commission. Keberadaan ular ini mulai mengusik warga karena ular-ular itu tak segan menyantap hewan piaraan atau binatang ternak mereka.

    Demi keamanan, peserta yang mendaftar wajib mengambil kursus pelatihan online dan pelatihan tambahan yang tersedia sebelum acara berlangsung.

    Ada sejumlah syarat dalam sayembara ini. Jika tak dapat ditangkap hidup-hidup, piton harus dibunuh dengan cara yang manusiawi, menggunakan senjata api atau lainnya, yang diuraikan dalam materi pelatihan. Ular yang mati harus diambil dalam waktu 24 jam untuk disetor ke panitia.

    SUN SENTINEL | TRIP B

    Berita terpopuler lainnya:
    Polri Kembali Tarik 13 Penyidiknya dari KPK

    Bupati Aceng: Jangan Paksa Saya Mundur

    Rumor Nikah 2 Bulan Aceng-Shinta Jadi Omongan

    Mabes Polri Akui Tarik Novel Baswedan

    Solusi Dicky Chandra untuk Aceng

    Tujuh Kasus Korupsi Pembelit Bupati Aceng


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.