Puluhan Kucing Swedia Terjun Payung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Video kucing skydiving. Dailymail.co.uk

    Video kucing skydiving. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan kucing berbulu lebat, seperti ras Persia, dilempar dari pesawat yang tengah melayang. Tanpa raut kepanikan, si pus terbang bebas. Dua tangan menjulur ke depan, dan dua kaki meregang. Buntutnya pun menegang ke atas.

    Kemudian, dua kucing mendekat. Telapak tangan mereka saling bersentuhan. Sedangkan mata menyipit, tertiup angin. Di bagian punggung, melekat ransel kecil. Pada ketinggian tertentu, sebuah parasut mengembang. Si harimau kecil terjun payung!

    Lalu, apakah hewan mengeong itu berhasil mendarat dengan selamat? Pastinya. Sebab para kucing ini adalah pemeran iklan asuransi jiwa Folksam, Swedia. Mereka tidak benar-benar melayang di udara. Si pus hanya bergaya dengan latar layar hijau yang bisa diisi dengan pelbagai gambar.

    "Embusan angin di sela bulu si kucing juga berasal dari kipas," tulis situs berita Daily Mail, Ahad, 18 November 2012.

    Ide pus terjun payung ini timbul dari satu pelanggan Folksam, Eva Leijonmark, yang mengasuransikan kucingnya. Awalnya, Folksam meminta para pelanggan untuk memberikan masukan soal iklan terbaru mereka. Namun, tidak ada saran yang unik.

    "Kemudian datanglah Eva bersama peliharaan dan konsep pariwaranya," tulis Daily Mail.

    Folksam adalah perusahaan asuransi tertua di Swedia. Kini, mereka tengah mempromosikan program perlindungan kesehatan bagi hewan peliharaan. Video itu telah beredar di dunia maya melalui situs YouTube.

    "Hasilnya, 500 ribu orang telah menonton rekaman itu."

    DAILY MAIL | CORNILA DESYANA

    Berita Terpopuler
    Pacar Sewaan di Jepang

    Besok Mahkamah Pelayaran Sidangkan Kasus Norgas Cathinka

    Kios Daging Tutup, Warung Kena Imbasnya

    Dua Pejabat Bakal Jadi Tersangka Kasus Century?

    Ola, Sang Jenderal di Blok Melati

    Bapak-Anak Merampok Tujuh Bank


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.