Makin Tinggi Rok, Makin Besar Diskon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berpakaian mini mengantre di taman hiburan Guilin, Cina, untuk mendapat potongan harga.

    Pengunjung berpakaian mini mengantre di taman hiburan Guilin, Cina, untuk mendapat potongan harga.

    TEMPO.CO , Beijing - Ingin menghemat beberapa dolar saat bepergian di Cina? Kenakan rok mini. Setidaknya di Guilin.

    Sebuah taman hiburan di kota ini memberikan promo tak biasa. Khusus pengunjung wanita, mereka memberi diskon berdasar panjang rok yang dikenakan. Makin tinggi rok yang dipakai, makin besar pula potongan harga yang diberikan.

    Kampanye rok mini di Guilin Merryland Theme Park itu mengundang pro dan kontra. Namun yang pasti, antrean panjang di pintu masuk lebih dari biasanya. Tentu, dengan bertabur banyak gadis dengan mengenakan rok semini mungkin.

    Kampanye bertajuk Love Miniskirt di Guilin Merryland Theme Park yang terletak 62 kilometer timur laut kota Guilin di Cina selatan ini telah berlangsung selama dua bulan, dan mendulang banyak yuan dari pengunjung. Rata-rata, potongan 50 persen diberikan pada pengunjung yang panjang roknya 38 cm.

    Staf perempuan akan mengukur rok mereka yang ingin memanfaatkan tawaran tersebut. Semua pelamar harus berusia 18 tahun. Asal tahu saja, tiket normal tanpa potongan untuk sekali masuk adalah RMB 110 (setara US$ 17,3).

    Harga khusus untuk wanita yang berani telanjang mereka mendapat potongan harga RMB 55, sama dengan harga tiket masuk bagi tentara, orang cacat, lanjut usia, dan anak-anak yang tingginya belum 1,4 meter. Pada tanggal 21 dan 22, taman akan menawarkan diskon lebih dari RMB 55 sampai RMB 10 untuk pengunjung perempuan yang tiba sebelum tengah hari.

    Menurut sebuah spanduk taman, yaitu pada hari apa taman bertujuan untuk "memecahkan rekor dunia untuk menarik lebih dari 10.000 wanita berpakaian mini mengitari ke taman." Oh lala!

    ECHINACITIES.COM | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.