Jepang Diterjang Beliung, 240 Penerbangan Dihentikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Japan Airlines (JAL) dengan pesawat jet Boeing 747-300 melakukan demonstrasi uji penerbangan selama satu jam lebih dengan menggunakan campuran 50 persen biofuel dan 50 persen tradisional Jet-A jet (Kerosene) dari Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, Juma

    Japan Airlines (JAL) dengan pesawat jet Boeing 747-300 melakukan demonstrasi uji penerbangan selama satu jam lebih dengan menggunakan campuran 50 persen biofuel dan 50 persen tradisional Jet-A jet (Kerosene) dari Bandara Haneda di Tokyo, Jepang, Juma

    TEMPO.CO , TOKYO:-- Angin puting beliung bersama hujan deras yang menerjang Jepang kemarin menimbulkan kekacauan dan menjebak puluhan ribu warga. Angin kencang dengan kecepatan 100 kilometer per jam terjadi di bagian timur Jepang, termasuk Ibu Kota Tokyo.

    "Kecepatan ini seperti berada di dalam inti angin puting beliung, tapi berlangsung lebih lama, sedangkan puting beliung biasanya berlangsung singkat," kata juru bicara Badan Meteorologi Jepang kemarin. "Angin kencang seperti ini sangat jarang terjadi," ia menambahkan.

    Angin kencang itu bergerak ke arah utara Jepang hari ini dan akan menimbulkan gelombang tinggi di laut hingga 10 meter. Selain bahaya gelombang tinggi, Badan Meteorologi Jepang mengingatkan warga untuk mewaspadai tanah longsor dan banjir.

    Akibat musibah ini, 240 jadwal penerbangan serta layanan kereta terpaksa dibatalkan. Maskapai Japan Airlines membatalkan 160 penerbangan domestik menyebabkan nasib 23.700 penumpang terkatung-katung. Adapun maskapai All Nippon Airways membatalkan 83 penerbangan dan merugikan 8.900 penumpang.

    East Japan Railways, yang mengoperasikan jalur kereta di bagian timur dan utara, termasuk Tokyo, terpaksa menghentikan beberapa layanan jarak jauh. Kereta yang menghubungkan Tokyo dan Osaka mengalami keterlambatan. Beberapa truk dan kendaraan berat lainnya terguling akibat angin kencang, sehingga menyebabkan kemacetan panjang di Prefektur Toyama. Stasiun televisi NHK melaporkan sedikitnya 17 orang terluka di 10 prefektur berbeda akibat musibah ini.


    L ASIA ONE | CHANNEL NEWS ASIA | SITA PLANASARI A


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.