Waria Boleh Ikut Kontes Miss Universe  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenna Talackova

    Jenna Talackova

    TEMPO.CO , New York - Setelah awalnya mendiskualifikasi kontestan transgender, penyelenggara kontes kecantikan Miss Universe kini memutuskan sebaliknya. Mereka mengatakan kontestan waria boleh ikut berpartisipasi.

    Sebelumnya Jenna Talackova, seorang transgender, didiskualifikasi dari ajang bergengsi. Alasannya, dia bukan wanita tulen.

    Dalam pernyataan akhir Senin malam, Miss Universe Organization menyatakan Jenna Talackova dapat bersaing dalam kontes itu. Pasalnya, "Dia memenuhi persyaratan pengakuan jenis kelamin sesuai dengan hukum Kanada, dan standar yang ditetapkan oleh kompetisi internasional lainnya." Namun dalam pengumuman itu mereka tidak memerinci apa persyaratan yang dimaksud.

    Berita itu datang sehari sebelum Talackova diperkirakan akan mengadakan konferensi pers dengan pengacara feminis ternama, Gloria Allred, untuk blakblakan membeberkan pengalamannya. Sampai sekarang dia belum berbicara kepada wartawan dan tidak jelas apakah konferensi pers Selasa akan berlanjut atau tidak.

    The Gay & Lesbian Alliance Against Defamation (GLAAD) memuji keputusan penyelenggara kontes, Senin malam. "Miss Universe Organization membuat keputusan yang tepat dan telah mengambil langkah pertama yang penting," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

    Talackova adalah pemenang dari 65 finalis yang dipilih untuk bersaing meraih gelar Miss Universe Kanada. Karena itu, dia secara otomatis mewakili negaranya dalam kompetisi global Miss Universe.

    Namun penyelenggara mengatakan bulan lalu dia tidak bisa bersaing karena ia berbohong tentang latar belakangnya. Dia telah menjalani operasi pergantian alat kelamin dan hal itu tidak memenuhi persyaratan untuk kontes.

    Saat itu Organisasi Miss Universe mengatakan aturan saat ini menyatakan bahwa semua kontestan adalah "perempuan tulen sejak lahir".

    TRIP B | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.