29 Warga Cina Tewas Diserang Badai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing, AFP:Sebanyak 29 nelayan dikhawatirkan tewas setelah badai dahsyat yang disertai hujan batu es menyerang Cina bagian selatan. Pada saat kejadian para nelayan itu tengah melaut dan kapal mereka tak luput dari terjangan badai. Dari seluruh nelayan tersebut, baru empat orang yang ditemukan tewas. Mayat mereka mengambang di sebuah pantai di Guandong, semenanjung provinsi Leizhou. Sementara 25 nelayan lainnya hilang. Demikian dikatakan Yin Peihua, wakil kepala Departemen Antibencana, di dekat kota Zhanjian. “Kapal-kapal pemancing ikan yang mereka tumpangi terbalik saat serangan badai,” kata Yin kepada AFP yang menghubunginya melalui saluran telepon. “Saat ini kami masih terus berusaha mencari mereka. Kami belum bisa memastikan apakah mereka telah tewas, sebelum kami menemukan mayat mereka,” katanya. Sebelumnya, salah seorang pejabat urusan sipil Zhanjiang mengatakan peluang untuk menemukan nelayan-nelayan yang hilang itu dalam kondisi hidup sangatlah kecil. Sebelumnya dilaporkan bahwa badai yang disertai hujan es telah menyerang lebih dari 1.030 desa di wilayah Zhanjiang yang dihuni 220.000 penduduk pada Kamis dan Jumat lalu. Dilaporkan akibat kejadian itu sebanyak 110 petani terluka dan pohon-pohon bertumbangan. (Nunuy Nurhayati --- Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?