Australia Marah Melihat Wajah Bahagia Amrozi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sydney:Suara-suara shock dan marah hari ini melanda Australia. Hal ini disebabkan konferensi pers yang diadakan antara wartawan dengan orang yang mengaku membantu membawa bom mobil pada persitiwa di Bali bulan lalu. Amrozi, yang dijadikan tersangka, dalam konperensi itu tersenyum dan melambaikan tangannya kepada wartawan. Dia juga tertawa saat dia terlihat bercanda dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Polisi DaI Bachtiar. Konferensi pers itu sendiri dilakukan pada haru Rabu (13/11) kemarin di Denpasar. Koran harian Australia menampilkan foto halaman depan saat Amrozi melambaikan tangannya kepada wartawan dari tempat dia duduk. Dalam foto tersebut Amrozi tampak duduk berhadapan dengan Dai yang juga sedang tersenyum. "Laughing bomber on parade," menjadi judul berita utama pada harian Sydney Morning Herald. Sementara itu harian Daily Telegraph menampilkan foto Amrozi di bawah foto pemimpin tertinggi jaringan al-Qaeda, Osama bin Laden dengan judul tulisan utama, "Evil speaks .... and so does his grinning puppet." Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer menunjukkan rekasi wajah yang berubah saat melihat di televisi pertemuan antara Amrozi dan Dai Bachtiar. Dia juga menunjukkan kesedihannya yang ditujukan untuk semua keluarga korban yang tewas pada peristiwa 12 Oktober lalu. Dalam peristiwa tersebut sedikitnya 80 orang warga negara Australia tewas. "Saya pikir mereka menampilkan gambaran yang buruk," kata Downer. "Saya melihat mereka di televisi pagi ini, tertawa, bercanda dan melambaikan tangan dan saya segera bertanya pada diri saya sendiri bagaimana perasaan saya jika salah satu anak saya atau anggota keluarga saya yang saya cintai ikut tewas dalam peristiwa 12 Oktober lalu," katanya. "Saya pikir orang-orang ini sangat haus darah, mereka orang jahat, mencemooh. Menunjukkan sikap senang pada saat banyak orang tak berdosa tewas adalah sangat menakutkan, ujarnya lagi. Sementara itu Perdana Menteri John Howard menolak mengomentari pertemuan tersebut. "Saya akan membuat komentar pada hasil akhir investigasi yang dilakukan oleh Polisi Federal Australia," katanya. "Pada akhirnya nanti apa yang kita semua inginkan adalah mendapatkan orang yang melakukan ini dan semua setiap kemajuan dan ekspresi harus diarahkan ke bagian akhir." Tetapi juru bicara hubungan luar negeri dari Partai Buruh, Kevin Rudd, menyebut Amrozi menampilkan wajah orang sakit. "Hal itu membuat, saya rasa, semua orang Australia merasa sakit secara fisik ketika melihat orang dapat mentertawai sebuah penderitaan, kesedihan, rasa sakit dan kematian ratusan orang-orang Australia yang tidak berdosa," katanya.(AFP /dewi retno-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.