Ingin Dibui, Pria Ini Merampok 1 Dolar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • James Verone. (huffingtonpost)

    James Verone. (huffingtonpost)

    TEMPO Interaktif, Gastonia - Keinginan James Verone akhirnya terkabul. Pria 59 tahun itu kini meringkuk di penjara. Ia ditangkap polisi setelah merampok RBC Bank di Kota Gastonia, North Carolina, Amerika Serikat. Di bank tersebut dia hanya mengambil 1 dolar AS atau sekitar Rp 8.600. Tak peduli nilainya, yang penting dia masuk penjara.

    "Saya melakukannya bukan demi uang, tapi karena kesehatan," kata James seperti dikutip dari The Huffington Post, Selasa 14 Juni 2011. James ternyata sengaja ingin dipenjara supaya mendapatkan fasilitas kesehatan dari rumah tahanan.

    Menurut laporan 9News.com, James tidak memiliki asuransi kesehatan. Ia mengalami masalah kesehatan di dadanya karena ada bagian yang pecah dan ia juga mengalami masalah dengan kaki kirinya. Ia tidak punya biaya untuk mengobati penyakitnya. Uang tabungannya sudah habis. Ia pikir penjara adalah tempat yang tepat untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sekaligus sebagai tempat tinggal yang baik untuknya.

    Ia berharap dipenjara tiga tahun. Setelah keluar, ia bisa mendapat uang santunan sosial dan mencari tempat tinggal di pantai. Di penjara, ia memang telah mendapatkan perawatan medis yang baik, tetapi dokter di sana mengatakan ia telah memanipulasi sistem. "Saya kira, saya memang memanipulasi pengadilan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan," katanya.

    James datang ke RBC Bank Kamis pekan lalu pada pukul satu siang. Ia mendatangi teller dan memberikan catatan yang isinya "Ini perampokan bank, tolong beri saya uang satu dolar," kata perampok bernama James Verone yang berusia 59 tahun itu. Kemudian ia memberitahu teller ia akan duduk di salah satu kursi sambil menunggu polisi datang.

    AQIDA SWAMURTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.