Butuh Tahunan Benahi Dampak Banjir Queensland

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Jeff Camden

    REUTERS/Jeff Camden

    TEMPO Interaktif, Brisbane - Australia membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk membangun kembali kawasan-kawasan yang terkena banjir terutama yang terparah di Queensland dan Brisbane. 

    Kota ketiga terbesar di Australia, Queensland dan Brisbane sebagai pusat keuangan dan bisnis dinilai paling parah kerusakannya, baik bangunan maupun infrastrukturnya. 

    Di Queensland, hampir semua kota berubah jadi kota lumpur dengan 12 ribu rumah dari dua juta rumah tersapu banjir dan 118 ribu bangunan tidak dialiri listrik. “Semua yang bisa saya lihat adalah atap rumah mereka,” kata Walikota Queensland, Anna Bligh. 

    Bligh memperkirakan tiga perempat dari kota Queensland membutuhkan rekonstruksi yang proporsinya mirip seperti habis perang. Hampir semua kawasan kota produsen tambang batu bara dan gandum kini berstatus zona bencana. Sebanyak 13 orang tewas akibat bencana banjir ini. 

    Di Brisbane, sebanyak 35 daerah pinggiran kota diterjang banjir. Situasinya sekarang seperti Venesia, kota yang dikelilingi air, di Italia. Orang-orang menggunakan perahu kemana-mana sedangkan aliran listrik padam. 

    Kawasan Toowoomba dan Lockyer Valley, sebelah barat kota Brisbane, hancur total. Seluruh kawasan itu tidak dapat dikenali lagi. Sebanyak 16 orang tewas dan 61 orang dinyatakan hilang. “Menurut saya, untuk membersihkannya butuh waktu berminggu-minggu, dan rekonstruksi akan memakan satu hingga satu setengah tahun lamanya,” kata Walikota Brisbane, Campbell Newman. 

    Sejumlah pakar ekonomi memperkirakan biaya untuk menanggung bencana alam di Queensland mendekati US$ 1 miliar bahkan bisa membengkak jadi US$ 6 miliar. Belum ada penjelasan tentang total perkiraan biaya untuk memperbaiki seluruh kawasan yang terkena banjir. 

    Seorang ekonom dari satu bank mengingatkan banjir akan memotong Gross Domestic Product (GDP atau Pendapatan Domestik Bruto) Australia sebesar 1 persen atau akan memukul pengembalian surplus yang dijanjikan pemerintah untuk 2012-2013 sebesar 13 miliar dolar Australia. 

    Kondisi yang sudah buruk ini diperkirakan bisa lebih buruk setelah Biro Meteorologi Australia kemarin melaporkan badai musim dingin dari Coral Sea, di pantai utara Queensland, akan menimbulkan topan dalam tempo 24 hingga 48 jam lagi. Kecuali hujan turun, topan akan bergerak menjauhi pantai. 

    REUTERS I MARIA H 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.