Acara Pemberian Nobel Perdamaian Tak Dihadiri Sejumlah Negara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liu Xiaobo (pen.org.au)

    Liu Xiaobo (pen.org.au)

    TEMPO Interaktif, Sejumlah negara mengindikasikan bakal tak menghadiri acara pemberian Hadiah Nobel Perdamaian di Norwegia menyusul protes Cina atas pemberian hadiah tersebut kepada warga negaranya yang dianggap sebagai pembangkang.

    Acara pemberian Hadiah Nobel Perdamaian dijadwalkan diselenggarakan pada Jumat (10/12) di Oslo mengundang kontroversi setelah panitia mengumumkan salah satu pemenangnya adalah Liu Xiaobo tahun ini.

    Liu adalah seorang seniman dan pejuang hak asasi manusia yang kini mendekam dalam penjara karena perjuangannya, dinilai oleh penitia berhak meraih hadiah perdamaian. Sebaliknya, pemerintah Cina menuduh dia seorang perongrong kewibaan negara.

    Untuk acara tersebut, panitia telah mengirimkan undangan ke 65 negara melalui kedutaan masing-masing di Oslo, Norwegia. Namun, 19 negara jelas-jelas menolak hadir. Sejauh ini negara yang terang tak hadir adalah Cina, Rusia, Arab Saudi, Pakistan, Irak, dan Iran.

    Cina adalah yang paling keras menentang keputusan panita. Keputusan tersebut dianggap sebagai rencana Barat memojokkan Cina. Untuk itu, negeri Tirai Bambu ini menyatakan ketidakhadirannya.

    "Bangsa Eropa sekarang ini berhadapan dengan pilihannya, apa yang mereka lakukan sebagai bagian dari permainan politik ataukah ingin sebuah persahabatan dengan rakyat dan pemerintah Cina?" ujar Cui Tiankai, wakil menteri luar negeri kepada wartawan bulan lalu.

    CNN | CHOIRUL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.