Wakil Ketua DPR: Embargo AS Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Havana:Wakil Ketua DPR, A.M. Fatwa, menyatakan embargo ekonomi yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Kuba, Irak, dan Libya adalah kejahatan kemanusiaan. Fatwa, salah satu anggota delegasi DPR yang sedang mengunjungi Kuba, Kamis (7/2) malam waktu setempat, mengatakan, “Itu jelas-jelas melanggar HAM.” Delegasi Indonesia, selain Fatwa (PAN) adalah Tjahjo Kumolo (PDI Perjuangan), Abdul Kadir Ismail (P3), dan Ali Masykur Musa (PKB), bertemu dengan Wakil Ketua Parlemen Kuba, Jaime Crombet Hernandez Baquero, pada Kamis (7/2) malam waktu setempat atau Jumat (8/2) pagi waktu Indonesia. Fatwa mengatakan embargo Amerika Serikat, termasuk embargo senjata kepada Indonesia, berdampak negatif dan menyengsarakan rakyat. Karena itu Fatwa berharap embargo segera dicabut. Selain Fatwa, Ali Masykur Musa juga berpendapat bahwa embargo bertentangan dengan prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional. "Embargo sering merupakan tindakan unilateris dari AS terhadap pihak negara atau yang tidak sejalan dengan keinginannya," katanya. Hernandez, sebagai tuan rumah, menyatakan embargo telah menyebabkan kematian 3000 orang dan membuat cacat 2000 orang Kuba. "Toh kami tidak pernah memusuhi AS,” katanya. “Sekitar 80 ribu turis AS yg datang ke negara kami setiap tahun." (HYK)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.