Pertama Kali, Perkawinan Sesama Jenis di Udara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Mario Anzuoni

    REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO Interaktif, Los Angeles - Pernikahan sesama jenis semakin lazim dan biasanya dilakukan di sebuah gedung atau tempat pertemuan. Menjadi luar biasa bila pernikahan itu dilakukan di atas ketinggian ribuan meter dari permukaan laut.

    Maskapai penerbangan Skandinavia (SAS) yang merupakan milik bersama pemerintah Swedia, Denmark, dan Norwegia tengah menyiapkan hal tersebut. Mereka berharap bisa melaksanakan perkawinan sesama jenis untuk yang pertama kalinya di udara dengan pesawat Airbus A340 antara Stockholm dan New York pada 6 Desember.

    Untuk mendapatkan pasangan yang ingin menikah di udara, penerbangan tersebut telah meluncurkan kampanye bertajuk "Love is in the Air", program ini mendorong pasangan sesama jenis untuk membuat sebuah profil. Nantinya mereka akan bersaing melalui penghitungan suara, yang menang bisa menikah di udara.
    "Penerbangan, termasuk SAS, pernah mengatur perjalanan pernikahan dalam pesawat selama satu dekade, tapi kita akan jadi yang pertama, mengatur pernikahan sesama jenis di udara," ujar Robin Kamark, Kepala Niaga SAS. "SAS adalah penerbangan nasional dari tiga negara paling liberal dan progresif di dunia," katanya

    Pasangan pemenang akan mendapat penerbangan pulang-pergi kelas bisnis, akomodasi selama tiga hari di New York, penerbangan ke Los Angels, dan tiga hari transportasi di Hollywood bagian barat. Pasangan yang beruntung juga bisa bulan madu ke Swedia.

    REUTERS I KARINA TH I PGR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.