Parlemen Prancis Keluarkan Resolusi Larang Burqa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Farzana Wahidy

    AP/Farzana Wahidy

    TEMPO Interaktif, Paris -Parlemen Prancis, Selasa (11/5), mengesahkan resolusi yang menyatakan burqa bertentangan dengan prinsip-prinsip kebebasan, kesamaan derajat, dan persahabatan.

    Resolusi yang tidak mengikat tersebut disahkan dengan 434 suara mendukung dan 0 tidak mendukung. Resolusi tersebut juga menjadi landasan bagi peraturan yang mengatur penggunaan burqa dilarang di depan umum, termasuk di jalan-jalan.

    Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 1.900 wanita menggunakan burqa dari jumlah populasi warga muslim yang mencapai 5 juta orang.

    Seorang anggota parlemen membandingkan seorang wanita dengan burqa seperti ‘hantu’ dan ‘peti mayat berjalan’.

    Rancangan resolusi yang mendesak larangan global terhadap penggunaan pakaian seperti itu masuk ke parlemen pada Juli. Teks rancangannya akan diuji kabinet pada 19 Mei. Larangan serupa juga tengah digodok di Belgia.

    Resolusi yang keluar Selasa disponsori Partai Konservatif pimpinan Presiden Nicolas Sarkozy sudah diperkirakan bakal lolos di parlemen.

    “Kebebasan wanita adalah isu yang membuat kami berada di sini… Apakah kami menggunakan pilihan (menolak) gejala-gejala kemunduran wanita di jalan-jalan?” ujar Nicole Ameline, anggota parlemen dari Partai Konservatif yang juga mantan menteri hak-hak perempuan.

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.