Amerika Serikat Akui Taliban Pakistan di Balik Bom Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    Polisi memeriksa sebuah bom mobil yang gagal meledak di Times Square, New York (3/5). AP/New York Daily News/Alfred Giancarli

    TEMPO Interaktif, Washington - Amerika Serikat mengakui Taliban Pakistan yang berafiliasi dengan Al-Qaidah di balik pengeboman di Times Square, New York. Demikian pejabat setempat menjelaskan, Ahad waktu setempat.

    Jaksa Agung Eric Holder mengatakan, hingga kini Islamabad bekerjasama melakukan investigasi perisitiwa 1 Mei dengan pemerintah Obama.

    "Kami memiliki bukti Taliban Pakistan berada di balik serangan," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan televisi ABC.

    "Kami tahu mereka memberikan bantuan fasilitas dan mungkin keuangan. Dan, dia bekerja dalam arahan mereka," katanya mengacu kepada Faisal Shazad, pria Amerika Serikat kelahiran Pakistan yang sekarang mendekam dalam bui.

    Shazad, 30 tahun, ditahan Senin pekan lalu, dua hari setelah petugas menemukan sebuah bom mobil di kawasan tersibuk di New York, Times Square.

    Holder mengatakan, pemerintah Obama puas atas hasil kerjasama investigasi untuk mengungkap bom mobil dengan Pakistan.

    "Mereka bekerjasama dengan kami, dan saya pikir kami puas dengan apa yang mereka lakukan," kata Holder.

    Polisi New York, Sabtu (1/5) waktu setempat, menemukan sebuah bom di Times Square. Seluruh sudut jalan-jalan di kawasan tersibuk di New York itu ditutup dari wisatawan yang melintasi jalan tersdebut. Untuk menjinakkan bom, polisi menggunakan robot dengan cara memcahkan kaca jendela Nissan Pathfinder.

    Menurut juru bicara polisi, Paul Browne, para penyelidik memindahkan material untuk membuat bom termasuk tangki metan, bubuk bahan peledak, dan alat pengukur waktu.

    Ada elemen-elemen bahan peledak termasuk bubuk, bensin, metan dan sejenis kabel yang tersambung dengan sebuah jam," ujar Browne.

    REUTERS | AP | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.