George W. Bush: Saya Marah pada Mahathir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuta:Presiden Amerika Serikat George W. Bush, diGeorge W. Bush: Saya Marah pada Mahathir Bali, Rabu (22/10), mengungkapkan, dirinya marah pada Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada pertemuan APEC. Kemarahan Bush dipicu ucapan Mahathir yang mengatakan Yahudi menguasai dunia.

    Dalam penjelasan singkat di pesawat Air Force One yang akan menuju Canberra, Australia, Bush mengatakan, ia telah berbicara dengan Mahathir secara pribadi di Thailand. Dalam pembicaraan itu, Bush berpendapat, pernyataan Mahathir itu patut dicela.

    Saya berkata pada Mahathir, komentarnya itu sesuatu yang tidak perlu karena dapat memecah belah, ucap Presiden Bush seperti dikutip kantor berita AFP. Ia juga berkata pada Mahathir, Anda tidak bisa mengadu kelompok satu sama lain.

    Dalam pidato pembukaan KTT Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Putrajaya, Malaysia, pekan lalu, Mahathir berkata, orang Eropa membunuh enam juta orang Yahudi yang berjumlah 12 juta. Tapi, lanjut Mahathir, hari ini Yahudi menguasai dunia. Mahathir, juga menambahkan, 1,3 miliar orang muslim tidak dapat dikalahkan hanya dengan beberapa juta orang Yahudi.

    Peernyataan ini menuai kutukan dan kegeraman dari dunia barat. Juri bicara Gedung Putih Scott McClellan mengatakan, pada Senin lalu, Bush telah berbicara dengan Mahathir untuk mencela kesalahan komentar Mahathir yang dapat memecah belah.

    Namun, hal itu dibantah Mahathir sehari sesudahnya. Bush tidak memarahi saya, ucapnya. Mahathir juga berkata, ia tidak tahu bagaimana orang-orang dapat mengambil kesimpulan seperti itu. Ia (Bush) memang telah mengajak bicara dan menjelaskan pada saya mengapa ia membuat pernyataan yang keras atas pernyataan saya.

    AFP/Yandhrie Arvian - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.