Soal Sandera, Taliban Minta Perancis Tekan Amerika Serikat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hamid Karzai. AP/Golnar Motevalli, Pool

    Hamid Karzai. AP/Golnar Motevalli, Pool

    TEMPO Interaktif, Kabul - Taliban, Senin waktu setempat, minta pemerintah Perancis menekan Amerika Serikat dan Afganistan membebaskan para pejuang yang ditahan sebagai syarat pertukaran dua jurnalis Perancis yang disandera Desember di Afganistan.

    Dalam pernyataannya yang dikirimkan melalui e-mail ke kantor media massa, Taliban mengatakan mereka menyampaikan daftar "tahanan biasa" -bukan tokoh penting- kepada pemerintah Perancis dan jika tidak segera mendapatkan respos cepat maka nyawa dua sandera dalam kondisi berbahaya.

    "Jika mereka yang terlibat dalam masalah ini tidak cepat merespon, maka sandera Perancis dalam kondisi bahaya," demikian pernyataan Taliban dalam bahasa Inggris.

    Ditambahkan, pemerintah Perancis harus menekan Amerika Serikat dan pemerintah Presiden Hamid Karzai untuk memenuhi keinginan Taliban.

    Grup intelijen SITE menyebutkan, keinginan yang sama disiarkan melalui video, Ahad, ke situs Wes militer.

    Sementara itu, pemerintah Perancis tidak menyebutkan identitas secara jelas kedua jurnalis tersebut, hanya menyebutkan nama depan Stephane dan Herve.

    AP | CHOIRUL
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?