NATO Akui Bunuh Penduduk Sipil Afganistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP| Dario Lopez Mills

    AP| Dario Lopez Mills

    TEMPO Interaktif, Pasukan NATO di Afganistan mengakui membunuh lima warga sipil Afganistan, termasuk tiga perempuan di Provinsi Paktia, Februari lalu.

    Peristiwanya, saat itu pasukan NATO melakukan patroli bersama tentara Afganistan memasuki rumah di distrik Gardez, 12 Februari, yang dipercaya dalam rumah tersebut terdapat beberapa pejuang bersenjata.

    Tak lama kemudian, mereka membunuh dua pria karena membawa senjata. Belakang baru diketahui ternyata mereka bukan pejuang-pejuang Taliban.

    "Kami baru tahu kalau pria-pria itu ingin melindungi keluarganya," ujar Brigadir Jenderal Eric Tremblay, juru bicara NATO, Senin waktu setempat. Tiga perempuan tewas dalam tragedi penembakan itu, tambahnya.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.