Pemberontak Serang Pos Penjagaan di India Timur, 21 Polisi Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kalkuta - Pemberontak Maois meledakkan ranjau darat dan menyerang pos penjagaan di desa Shilda, Bengali Barat, India Timur, menyebabkan 21 polisi tewas dan melukai tujuh petugas keamanan. Selain itu para pembentontak yang diperkirakan berjumlah 100 orang berhasil merampas senjata. Demikian penjelasan pemimpin distrik N.S. Nigam.

    "Sebelumnya tak pernah terjadi serangan terhadap pos polisi yang menelan banyak korban jiwa," ujarnya kepada The Associated Press, Selasa.

    Kinshenji, pemimpin tertinggi Maois, menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut. Menurutnya, serangan itu sebagai balasan terhadap tindakan keras yang dilakukan oleh aparat baru-baru ini.

    Sementara itu, Nigam menjelaskan, usai serangan kepolisian melakukan penyisiran dan pemeriksaan ketat terhadap kawasan kejadian perkara, namun tak menemukan satupun pemberontak. "Mereka melarikan diri."

    Selama ini para pemberontak yang bertempur lebih kurang empat dekade terinspirasi oleh pemimpin gerakan revolusioner Mao Zedong merebut tanah dari para majikan demi petani dan orang-orang miskin.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.