Pesawat Ethiopia Jatuh di Lebanon, 90 Penumpang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Boeing

    AP/Boeing

    TEMPO Interaktif, Beirut - Pesawat Ethiopia mengangkut 90 penumpang jatuh ke dalam laut Lebanon, Senin dini hari, beberapa menit setelah tinggal landas dari bandara di Beirut, demikian penjelasan menteri perhubungan Lebanon.

    Menurut menteri transportasi dan pekerjaan umum Ghazi Aridi, pesawat Boeing 737-800 terbang sekitar pukul 7.30 waktu setempat untuk tujuan ibu kota Addis Ababa. Penyebab kecelakaan hingga kini belum diketahui, namun polisi mengesampingkan dugaan karena serangan teroris. Sejak Ahad kemarin, langit Beirut gelap disertai hujan lebat.

    "Cuaca sangat buruk," kata Aridi kepada wartawan yang berkumpul di bandara. Dia menambahkan, pesawat jatuh di 2 mil laut atau 3,5 kilomter perairan Lebanon.

    Salah seorang penumpang pesawat naas adalah istri duta besar Perancis untuk Lebanon. Tetapi pejabat keduataan tidak bersedia menyebutkan nama korban karena diangap sensitif. Pemerintah Lebanon mengerahkan sejumlah helikopter dan kapal angkatan laut untuk menemukan bangkai pesawat yang masuk ke dalam laut.

    Sementara itu, dalam situsnya maskapai penerbangan Ethiopia membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa salah satu pesawatnya, "Sebuah tim telah siap memberikan informasi bertalian dengan kecelakaan itu," demikian pernyatan tersebut. "Kami telah mengirimkan sebuah tim ke tempat kejadian dan akan memberikan informasi lebih lanjut."

    Pemandangan memilukan nampak di badara Beirut. Kerabat para penumpang mulai berdatangan di bandara sejak Senin pagi, banyak dari mereka menangis dan saling berpelukan. Untuk itu, petugas membawa mereka ke tempat VIP.

    Dalam penerbangannya ke Addis Ababa, Ethiopian Airlines membawa 90 orang, terdiri dari 83 penumpang dan 7 awak. Menurut Aridi penumpang yang berhasil diidentifikasi adalah 54 penumpang asal Lebanon, 22 Etiopia, satu Irak, satu Suriah, satu Kanada, satu Rusia, seorang wanita Perancis dan dua Inggris keturunan Lebanon.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.