Kongres Honduras Menolak Presiden Terguling Manuel Zelaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terusir  Honduras Manuel Zelaya dikawal oleh polisi Nikaragua di Las Manos, perbatasan antara Nikaragua dan Honduras, (26/07) WIB. Manuel Zelaya terusis akibat kudeta yang dilakukan militer sebulan yang lalu. Foto:REUTERS/Oswaldo Rivas

    Presiden terusir Honduras Manuel Zelaya dikawal oleh polisi Nikaragua di Las Manos, perbatasan antara Nikaragua dan Honduras, (26/07) WIB. Manuel Zelaya terusis akibat kudeta yang dilakukan militer sebulan yang lalu. Foto:REUTERS/Oswaldo Rivas

    TEMPO Interaktif, Kongres Honduras menolak presiden terguling Manuel Zelaya kembali menduduki jabatannya. Brazil, Argentina, dan Venezuela tak mengakui pemerintahan baru.

    Dalam sidang Kongres yang dihadiri 124 anggota parlemen, 64 suara menolak Manuel Zelaya memegang kembali kursi presiden.

    Sebaliknya, Manuel Zelaya yang kini terusir dari negerinya Juni lalu, mengaku kepada BBC bahwa dia akan berusaha keras merebut kembali jabatannya sebab dia tidak ingin adanya pemerintahan hasil kudeta.

    Politisi konservatif Porfirio Lobo telah memenangkan pemilihan presiden yang digelar Senin lalu, sehingga menggusur tampuk kekuasaan Zelaya.

    Sementara itu, menanggapi hasil tersebut Brasil dan negara-negara lainnya termasuk Argentina dan Venezuela menolak hasil pemilihan itu. Negera-negara ini menganggap pemilihan teresebut tidak sah karena dibawahkendali pemeritahan yang tidak terlegitimasi.

    Sedangkan Amerika Serikat menyambut baik hasil pemungutan didukung oleh Peru, Panama, Kolombia, dan Kosta Rika.


    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.