Menikah Gara-gara Menemukan Nama Sama di Facebook  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PA

    PA

    TEMPO Interaktif , Florida - Musim gugur ini akan menjadi saat yang indah bagi kehidupan Kelly Hildebrandt. Pasalnya, dia memutuskan akan menikah dengan Kelly Hildebrandt. Lho kok bisa?

    mariedYa.. Kelly Katrina Hildebrandt, 20 tahun dan Kelly Carl Hildebrandt, 24 tahun, hanya berharap tak lebih dari 100 tamu untuk menghadiri upacara pernikahannya di Lighthouse Point Raket & Yacht Club di Florida Selatan, di mana mereka akan menjadi suami dan isteri di bulan Oktober.

    "Dia adalah segalanya yang telah pernah saya cari," katanya dalam sebuah wawancara. "Memang tidak selalu kualitas yang harus dimiliki laki-laki. Dan ia memiliki semua yang saya bisa pikirkan dan masih banyak lagi."

    Mungkin bukan hal pertama, tapi itulah sebuah kisah romantis modern, dimana perkenalan mereka dipertemukan melalui dunia maya. Pertemuan itu bermula, saat dia penasaran dan bosan pada satu malam akhir tahun, kemudian dia masukkan namanya ke dalam situs jejaring sosial populer Facebook untuk melihat apakah ada nama yang mirip. Pada saat itu, Kelly Hildebrandt, di Lubbock, Texas, adalah satu-satunya cocok. Maka kirim pesan ke dia.

    Kelly (Perempuan) berkata: "Hai. Kita memiliki nama yang sama. Thought it was cool." Kelly (lelaki) berkata: "Saya pikir dia cantik dan imut."

    Selama tiga bulan komunikasi e-mail terjalin. Sebelum ia menyadari, kadang-kadang berubah menjadi percakapan telepon, kadang-kadang selama berjam-jam. Ia mengunjungi Kelly di Florida setelah beberapa tahun dan akhirnya pepatah Jawa membuktikan “witing tresno jalaran soko kulino (chatting di facebook)” alias jatuh cinta.

    Si gadis Kelly adalah mahasiswa di perguruan masyarakat lokal. Sedangkan sang arjuna Kelly bekerja di jasa keuangan. Mereka berencana membuat rumah mereka di Florida Selatan.


    PA| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.