Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pasukan Israel Tangkap 90 Warga Palestina di Tepi Barat Selama Idul Adha

Reporter

image-gnews
Warga Palestina memeriksa bangunan yang rusak, di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Warga Palestina memeriksa bangunan yang rusak, di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPasukan Israel menangkap 90 warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat saat liburan hari raya Idul Adha, menurut Masyarakat Tahanan Palestina.

Penangkapan ini sejak Ahad hingga Selasa terkonsentrasi di Provinsi Hebron.

Di antara mereka yang ditangkap adalah tiga anak-anak dan seorang wanita, menurut kelompok tahanan. Selama penangkapan, pasukan Israel juga memberikan ancaman, memukuli mereka yang ditahan dan menghancurkan properti selama penggerebekan mereka.

Sejak 7 Oktober, pasukan Israel telah melakukan 9.280 penangkapan di Tepi Barat, menurut kelompok tersebut.

Pasukan Israel saat fajar Selasa menyerbu beberapa daerah di Tepi Barat untuk menangkap warga Palestina.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan Israel menyerbu Kota Nablus, Qalqilya di Tepi Barat bagian utara; dan Kota Ramallah serta Hebron di Tepi Barat tengah dan selatan, juga daerah sekitarnya.

Bentrokan meletus antara pasukan Israel dan warga Palestina di Desa Qusra dekat Nablus, di mana setidaknya dua warga Palestina ditahan oleh pasukan Israel.

Dua warga Palestina lainnya, seorang pria dan seorang wanita, ditahan oleh pasukan Israel dari Qalqilya, tambah saksi mata.

Tentara Israel juga menyerbu beberapa desa dekat Ramallah termasuk Sinjil, Umm Safa, Deir Ibzi, dan Ajjul, serta menahan lima warga Palestina.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selama beberapa tahun terakhir militer Israel secara rutin melakukan serangan di Tepi Barat, yang meningkat seiring dimulainya serangan brutal di Gaza pada Oktober lalu. Warga Palestina juga menghadapi serangan kekerasan dari pemukim ilegal Yahudi Israel.

Setidaknya 548 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 5.200 lainnya terluka akibat tembakan tentara Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan.

Komisi PBB pada Rabu 19 Juni 2024 membahas kekerasan Israel di Tepi Barat. Serangan harian di Gaza sebagian besar menutupi gelombang kekerasan serupa di Tepi Barat yang diduduki, kata Navi Pillay, ketua komisi yang didukung PBB.

Sejak perang Gaza dimulai pada Oktober, katanya, lebih banyak warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel atau pemukim Israel di Tepi Barat dibandingkan periode lain yang pernah tercatat.

Kekerasan ini disebabkan oleh meningkatnya operasi militer Israel dan “lonjakan kekerasan pemukim” yang sering diabaikan oleh pasukan Israel, katanya.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ), yang dalam keputusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasi militernya di Rafah di Jalur Gaza selatan. Wilayah ini tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelumnya. diserang pada 6 Mei.

Pilihan Editor: Ketua Hak Asasi Manusia PBB: Situasi di Tepi Barat Memburuk Secara Drastis

AL JAZEERA | ANADOLU

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ini Alasan Menteri Luar Negeri RI Belum Kunjungi Palestina

32 menit lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat wawancara dengan Tempo di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022. TEMPO/Tony Hartawan
Ini Alasan Menteri Luar Negeri RI Belum Kunjungi Palestina

Kementerian Luar Negeri mengungkap alasan mengapa menteri luar negeri Indonesia hingga saat ini belum pernah mengunjungi Palestina.


Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

57 menit lalu

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyapa pendukungnya di Istanbul, Turki, 24 Juni 2018. Kemenangan di atas 50 persen membuat Erdogan tak perlu lagi bertarung di putaran kedua untuk mempertahankan kursi presiden sejak 2014. REUTERS/Alkis Konstantinidis
Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

Israel harus menerima hukuman atas tindakannya yang cukup berat di Gaza agar pihak lain tidak meniru


Ini Arti Pentingnya Fatwa Hukum ICJ tentang Pendudukan Israel di Palestina

1 jam lalu

Para delegasi menghadiri keputusan mengenai permintaan Afrika Selatan untuk memerintahkan penghentian serangan Israel di Rafah di Gaza sebagai bagian dari kasus yang lebih besar yang diajukan ke pengadilan yang bermarkas di Den Haag oleh Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida, di Mahkamah Internasional (ICJ), di Den Haag, Belanda 24 Mei 2024. REUTERS/Johanna Geron
Ini Arti Pentingnya Fatwa Hukum ICJ tentang Pendudukan Israel di Palestina

Kementerian Luar Negeri menila fatwa hukum ICJ tentang pendudukan Israel di Palestina bersejarah dan memenuhi harapan masyarakat internasional.


Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

5 jam lalu

Ahli hukum Inggris Malcom Shaw dan penasihat hukum Kementerian Luar Negeri Israel Tal Becker menyaksikan hakim di Mahkamah Internasional (ICJ) mendengarkan permintaan tindakan darurat dari Afrika Selatan, yang meminta pengadilan memerintahkan Israel menghentikan aksi militernya di Gaza dan menghentikan tindakan genosida yang dilakukan terhadap warga Palestina selama perang dengan Hamas di Gaza, di Den Haag, Belanda, 11 Januari 2024. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

Indonesia bakal mengajak komunitas internasional menindaklanjuti fatwa hukum ICJ tentang Israel di Palestina.


Setelah Houthi, Kini Hizbullah Hujani Israel dengan Roket dan Drone

9 jam lalu

Roket yang diluncurkan dari Lebanon ke Israel melewati perbatasan, di tengah permusuhan lantara Hizbullah dan pasukan Israel, di sisi Israel 27 Juni 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Setelah Houthi, Kini Hizbullah Hujani Israel dengan Roket dan Drone

Hizbullah dan Israel kembali saling menyerang setelah gudang senjata di Lebanon ditembak.


The Adams Serukan Dukungan untuk Palestina di Panggung We The Fest 2024

11 jam lalu

Layar menampilkan gambar bendera Palestina saat band The Adams hibur penonton pada hari terakhir We The Fest 2024 di GBK Sport Complex, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2024. The Adams membawakan sejumlah lagu andalannya diantaranya Pelantur, Hanya Kau, Timur, Konservatif, dan ditutup dengan Halo Beni. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
The Adams Serukan Dukungan untuk Palestina di Panggung We The Fest 2024

Grup band indie rock asal Jakarta, The Adams tak hanya manggung di We The Fest 2024, tetapi juga menyerukan dukungannya untuk rakyat Palestina.


Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

13 jam lalu

Sejumlah warga melakukan salat jenazah pada warga Palestina yang tewas selama serangan militer Israel dan dimakamkan di rumah sakit Nasser, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 21 April 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

Berhentinya ruang operasi sama seperti "hukuman mati" bagi ratusan pasien di rumah sakit


Indonesia Dukung Mahkamah Internasional, Israel Harus Akhiri Pendudukan di Palestina

15 jam lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Indonesia Dukung Mahkamah Internasional, Israel Harus Akhiri Pendudukan di Palestina

Indonesia menyebut Mahkamah Internasional telah menetapkan keputusan yang dinanti dunia internasional.


Erdogan: Israel Harus Dihukum agar Tak Ada Lagi yang Lakukan Kekejaman Serupa

17 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara saat konferensi pers dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis (tidak terlihat) di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 13 Mei 2024. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan: Israel Harus Dihukum agar Tak Ada Lagi yang Lakukan Kekejaman Serupa

Erdogan menyerukan AS untuk menekan Israel dan menarik dukungannya kepada Perdana Menteri "pembunuh" Benjamin Netanyahu.


Reaksi Dunia atas Putusan ICJ terhadap Pendudukan Israel

1 hari lalu

Suasana siaran langsung yang ditayangkan di jalan ketika para demonstran pro-Palestina melakukan protes di dekat Mahkamah Internasional (ICJ) pada hari para hakim mendengarkan permintaan tindakan darurat untuk memerintahkan Israel menghentikan aksi militernya di Gaza, di Den Haag, Belanda 11 Januari 2024. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Reaksi Dunia atas Putusan ICJ terhadap Pendudukan Israel

Beberapa negara menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menekan Israel setelah opini "titik balik" dari ICJ.