Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yunani Tutup Semua Situs Wisata di Athena karena Gelombang Panas

image-gnews
Acropolis dan Parthenon terlihat diterangi dengan sistem pencahayaan baru di Athena, Yunani, 30 September 2020. Sistem pencahayaan baru di Acropolis dan Parthenon tersebut, yang menggunakan perlengkapan pencahayaan LED berdaya rendah, diluncurkan pada 30 September. Xinhua/Marios Lolos
Acropolis dan Parthenon terlihat diterangi dengan sistem pencahayaan baru di Athena, Yunani, 30 September 2020. Sistem pencahayaan baru di Acropolis dan Parthenon tersebut, yang menggunakan perlengkapan pencahayaan LED berdaya rendah, diluncurkan pada 30 September. Xinhua/Marios Lolos
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Yunani menutup lebih banyak lokasi wisata kuno di ibu kota Athena pada Kamis sore, 13 Juni 2024 sebab angin dari Afrika Utara mendorong suhu naik hingga 43 derajat Celcius.

Orang-orang lanjut usia terlihat berlindung di tempat-tempat berpendingin udara, ketika gelombang panas pertama di musim panas berlangsung selama hari ketiga.

Semua situs arkeologi di Athena – termasuk Acropolis yang terkenal, Agora Kuno dan Pemakaman Kerameikos – akan ditutup antara tengah hari hingga pukul 17:00 waktu setempat karena perkiraan suhu yang sangat tinggi, kementerian kebudayaan Yunani mengumumkan.

“Mereka yang telah membeli tiket selama slot waktu tersebut dapat mengunjungi situs-situs arkeologi tersebut setelah dibuka kembali, antara pukul 17:00 dan 20:00 pada Kamis,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip kantor berita pemerintah Athens-Macedonian News Agency (AMNA).

Pemerintah Yunani juga menyarankan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi dari panas saat mengunjungi situs arkeologi, untuk menghindari masalah seperti sengatan panas atau kelelahan akibat panas.

Banyak sekolah dasar dan taman kanak-kanak di seluruh negeri ditutup untuk melindungi siswa dari panas. Para wisatawan Athena terlihat berhenti di air mancur minum untuk mendinginkan kepala dan leher mereka.

Penduduk setempat duduk di ruangan ber-AC yang disediakan oleh pemerintah kota, juga menggunakan kipas angin untuk menciptakan angin sepoi-sepoi.

Petugas pemadam kebakaran yang memadamkan beberapa kebakaran hutan pada hari Rabu mengambil sikap waspada karena angin kencang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah negara tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Badan Meteorologi Nasional Yunani mengatakan cuaca yang lebih dingin akan mulai terjadi pada Jumat, dimulai dari bagian barat, tengah dan utara negara itu, sementara bagian utara juga mungkin akan mengalami hujan, badai dan angin kencang.

Yunani merupakan salah satu negara yang paling terkena dampak pemanasan global di Eropa, di mana kenaikan suhu memicu kebakaran mematikan dan hujan yang tidak menentu dalam beberapa tahun terakhir.

Athena, kota berpenduduk lima juta jiwa yang terletak di pesisir pantai yang dipenuhi blok apartemen dan diapit pegunungan, adalah salah satu kota terpanas di Eropa.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa suhu musim panas di sana bisa meningkat rata-rata 2 derajat pada 2050. Wali Kota Athena Haris Doukas telah mencoba menciptakan suhu lebih sejuk dengan menanam 2.000 pohon.

“Tujuan pertama kami adalah menurunkan suhu median, suhu udara,” katanya kepada Reuters. “Ada daerah yang suhunya 15 atau 20 kali lebih tinggi di jalan semen atau jalan kota, dibandingkan dengan daerah yang teduh.”

Pilihan Editor: Gelombang Panas, Ada 3 Titik Kebakaran Hutan di Yunani

REUTERS | AMNA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Yunani Gunakan Drone untuk Kontrol Kepadatan Kursi Berjemur di Pantai

5 jam lalu

Pantai di Yunani. Unsplash.com/Nick Karvounis
Yunani Gunakan Drone untuk Kontrol Kepadatan Kursi Berjemur di Pantai

Sebanyak 14 pantai di Yunani dipantau, perusahaan yang menyewakan kursi berjemur ilegal didenda sampai Rp6,2 miliar.


7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

5 jam lalu

Wisatawan mengantri untuk memasuki stasiun kereta Shanghai Hongqiao, saat kepadatan perjalanan Festival Musim Semi menjelang Tahun Baru Imlek, di Shanghai, Cina 5 Februari 2024. REUTERS/Nicoco Chan
7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Berikut ini daftar negara di asia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Negara ini menawarkan destinasi liburan wisata alam hingga wisata kuliner.


Industri Pariwisata Turki Panik, Turis Lokal Banyak yang Pilih Liburan ke Yunani karena Bebas Visa

11 jam lalu

Sejumlah balon udara panas terbang di langit Cappadocia, Turki, pada 10 Juli 2022. Untuk menikmati keindahan di kawasan ini, wisatawan rela naik balon udara sejak dinihari. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Industri Pariwisata Turki Panik, Turis Lokal Banyak yang Pilih Liburan ke Yunani karena Bebas Visa

Banyak penduduk Turki merasa lebih murah berlibur ke Yunani daripada menginap dan makan di salah satu resor di negara mereka sendiri.


Jauh dari Keramaian 6 Negara Eropa Ini Jarang Dikunjungi Wisatawan

11 jam lalu

Porto, Portugal. Unsplash.com/Annie Spratt
Jauh dari Keramaian 6 Negara Eropa Ini Jarang Dikunjungi Wisatawan

Negara-negara Eropa ini yang jarang dikunjungi wisatawan, namun menawarkan pengalaman klasik, dan kekayaan budaya Eropa


India Siap Kerja Sama dengan Indonesia dalam Skema Makan Siang Gratis untuk Murid-murid Sekolah Negeri

1 hari lalu

Kantin sekolah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
India Siap Kerja Sama dengan Indonesia dalam Skema Makan Siang Gratis untuk Murid-murid Sekolah Negeri

India membuka pintu kerja sama dengan Indonesia untuk membuat pilot project makan siang gratis bagi murid-murid di sekolah negeri.


Di Batam Zoo Paradise, Wisatawan Bisa Lihat Domba Shaun the Sheep hingga Burung Emu Australia

1 hari lalu

Turis Singapura saat foto dengan alpaka di Batam Zoo Paradise, Batam. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Di Batam Zoo Paradise, Wisatawan Bisa Lihat Domba Shaun the Sheep hingga Burung Emu Australia

Liburan di Batam Zoo Paradise, wisatawan tak hanya menyaksikan langsung dan berinteraksi dengan hewan lokal, tetapi juga terdapat berbagai jenis hewan luar negeri


Keunikan Qutub Minar dengan Pilar Besi Berusia 1000 Tahun Tak Pernah Terkorosi

1 hari lalu

Qutub Minar, Delhi, India. Unsplash.com/Akshat Jhingran
Keunikan Qutub Minar dengan Pilar Besi Berusia 1000 Tahun Tak Pernah Terkorosi

Saat mengunjungi Qutub Minar, wisatawan akan langsung melihat pilar besi megah setinggi 7,2 meter


Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

1 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi II Sleman Yogyakarta Jumat 19 Juli 2024.  Tempo/Pribadi Wicaksono
Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar Kota Yogyakarta bisa segera masuk jaringan Kota Kreatif UNESCO.


Qutub Minar Monumen Kedua di India yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

1 hari lalu

Qutub Minar, New Delhi, India. Unsplash.com/Shabeeba Ameen
Qutub Minar Monumen Kedua di India yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Qutub Minar menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan asing yang mengunjungi India


Liburan di Batam Zoo Paradise : Bisa Berinteraksi 30 Jenis Hewan Hingga Berenang Gratis di Waterpark

2 hari lalu

Pintu masuk Batam Zoo Paradise. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Liburan di Batam Zoo Paradise : Bisa Berinteraksi 30 Jenis Hewan Hingga Berenang Gratis di Waterpark

Tidak seperti kebun binatang pada umumnya, Batam Zoo Paradise menawarkan konsep edukasi dan interaksi langsung dengan berbagai jenis hewan lokal dan luar negeri