Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Memperingati 'Flag March', Pemukim Israel Serbu Al Quds, Serang Warga Palestina

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Warga Israel mengibarkan bendera saat mereka berpartisipasi dalam pawai tahunan Hari Yerusalem, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan Hamas, di Yerusalem, 5 Juni 2024. REUTERS/Ronen Zvulun
Warga Israel mengibarkan bendera saat mereka berpartisipasi dalam pawai tahunan Hari Yerusalem, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan Hamas, di Yerusalem, 5 Juni 2024. REUTERS/Ronen Zvulun
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPuluhan ribu pemukim yang mengibarkan bendera Israel mengadakan pawai tahunan melalui Yerusalem Timur pada Rabu, 5 Juni 2024. Pawai Bendera (Flag March) tersebut digelar untuk menandai perebutan kota itu dalam perang tahun 1967, dalam apa yang digambarkan oleh para pemimpin mereka sebagai pesan yang menantang karena bentrokan dengan musuh saat ini di Gaza dan Lebanon masih terus berlanjut.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, beberapa peserta pawai bentrok dengan warga Palestina di Kota Tua Yerusalem yang bertembok, tempat yang menjadi titik rawan bagi tiga agama besar. Polisi mengatakan 18 orang, di antaranya remaja, ditangkap, termasuk karena menyerang seorang wartawan.

Kali ini, ketegangan semakin diperparah oleh perang yang telah berlangsung selama hampir delapan bulan melawan Hamas Palestina di Gaza, dan pertempuran sengit dengan Hizbullah di Lebanon - di antara kelompok-kelompok bersenjata regional yang didukung oleh musuh bebuyutan Israel, Iran.

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya yang tak terpisahkan, berdasarkan akar Yahudi kuno di kota itu, namun kedaulatan tersebut belum diakui secara luas di luar negeri. Warga Palestina menginginkan bagian timur Yerusalem sebagai ibu kota negara masa depan yang mereka harapkan.

"Kami adalah bangsa kuno, bangsa pejuang pemberani, kami berdiri sebagai satu kesatuan dan mempertahankan diri," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada kabinetnya, mengacu pada perang 1967 melawan beberapa tentara Arab.

"Kita melakukan hal yang sama hari ini melawan Hamas di selatan, Hizbullah di utara dan Iran di timur."

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang menyerukan agar larangan shalat bagi umat Yahudi dicabut, menggambarkan pawai tersebut sebagai aksi bela diri.

"Saya mengatakan kepada Hamas, bahwa Yerusalem, Gerbang Damaskus (di Kota Tua) dan masjid Al Aqsa adalah milik kami," katanya. "Kami tidak akan menyerah sampai menang. Kami tidak akan berhenti. Kami harus menang."

Dengan perlindungan polisi penjajah Israel, para pemukim Israel menyerbu Kota Tua Al Quds yang diduduki dari daerah Bab al-Amoud.

Warga Palestina yang menghadapi serangan di berbagai lingkungan di Kota Tua saat ini menyaksikan provokasi oleh para pemukim Israel, yang sebagian besar bersenjata.

Para pemukim menyerang para jurnalis dan warga Palestina di Bab al-Amoud, memaksa para jurnalis untuk meninggalkan daerah tersebut. Selain itu, para pemukim melontarkan hinaan terhadap Islam dan Arab.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mantan PM: Israel Tidak Punya Pembelaan atas Tuduhan Kejahatan terhadap Warga Palestina

4 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert saat akan menjalani persidangan di Mahkamah Agung, Yerusalem, Israel, 29 Desember 2015. Olmert mengundurkan diri pada 2009. REUTERS/Gali Tibbon
Mantan PM: Israel Tidak Punya Pembelaan atas Tuduhan Kejahatan terhadap Warga Palestina

Mantan PM Israel, Ehud Olmert, memperingatkan para pemimpin Israel atas kejahatan yang mereka lakukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.


Jenderal Israel Kecam Kekerasan Pemukim Yahudi terhadap Warga Palestina

8 hari lalu

Kepala Komando Pusat IDF Mayjen Yehuda Fox. Wikipedia
Jenderal Israel Kecam Kekerasan Pemukim Yahudi terhadap Warga Palestina

Jenderal Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat menggunakan masa pensiunnya untuk mengecam serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina


Profil Dick Schoof, Perdana Menteri Belanda yang Baru dilantik Raja Willem-Alexander

13 hari lalu

Perdana Menteri Belanda Dick Schoof. Patrick van Katwijk/Pool via REUTERS
Profil Dick Schoof, Perdana Menteri Belanda yang Baru dilantik Raja Willem-Alexander

Mantan mata-mata Belanda, Dick Schoof dilantik sebagai Perdana Menteri Baru Belanda. Ini dia profilnya.


Israel Buang Limbah ke Mata Air Warga Palestina di Tepi Barat

15 hari lalu

Seorang anak Palestina memegang boneka di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. Pasukan Israel juga telah menghancurkan infrastruktur kamp, termasuk saluran pembuangan limbah, listrik, dan jaringan air, dan listrik telah diputus. REUTERS/Raneen Sawafta
Israel Buang Limbah ke Mata Air Warga Palestina di Tepi Barat

Pemukim Israel membuang limbah ke aliran mata air atau di utara kota Jerikho, Tepi Barat agar warga Palestina tidak punya air minum layak


Kongsi Dua Menteri Israel Sayap Kanan Pecah, Smotrich Kecam Ben-Gvir

16 hari lalu

Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. REUTERS/Ronen Zvulun / REUTERS/Ammar Awad
Kongsi Dua Menteri Israel Sayap Kanan Pecah, Smotrich Kecam Ben-Gvir

Dalam sebuah perkembangan signifikan yang menyoroti perpecahan yang semakin dalam di kalangan politik Israel, Smotrich mengecam Ben-Gvir.


Unjuk Rasa Tuntut Netanyahu Mundur di Israel, Profil PM Israel Lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem

22 hari lalu

PM Israel Benyamin Netanyahu dan istrinya, Sara. REUTERS
Unjuk Rasa Tuntut Netanyahu Mundur di Israel, Profil PM Israel Lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem

Warga israel tuntut Benjamin Netanyahu mundur setelah terus gempur Gaza. Ini profil PM Israel yang lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem.


Pasukan Israel Tangkap 90 Warga Palestina di Tepi Barat Selama Idul Adha

27 hari lalu

Warga Palestina memeriksa bangunan yang rusak, di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Pasukan Israel Tangkap 90 Warga Palestina di Tepi Barat Selama Idul Adha

Pasukan Israel menangkap 90 warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat saat hari raya Idul Adha


Ketua Hak Asasi Manusia PBB: Situasi di Tepi Barat Memburuk Secara Drastis

28 hari lalu

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk berbicara saat konferensi pers di Amman, Yordania 10 November 2023. REUTERS/Alaa Al Sukhni
Ketua Hak Asasi Manusia PBB: Situasi di Tepi Barat Memburuk Secara Drastis

Kepala komisi HAM PBB memperingatkan situasi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel memburuk


Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Apakah Itu Penting?

29 hari lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, bersama Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Kabinet Benny Gantz, mengadakan konferensi pers di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 28 Oktober 2023. ABIR SULTAN POOL/Pool via REUTERS
Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Apakah Itu Penting?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah membubarkan kabinet perangnya, setelah mendapat tekanan untuk menambah anggota.


Abu Ubaidah: Gaza Perangi Israel Atas Nama Umat Islam

30 hari lalu

Abu Ubaidah. Foto: Telegram
Abu Ubaidah: Gaza Perangi Israel Atas Nama Umat Islam

Juru bicara militer Brigade al Qassam, Abu Ubaidah menyerukan dukungan bagi Perlawanan Palestina di hari Arafah