Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Top 3 Dunia; Israel dan Hamas Dikabarkan Buka Lagi Negosiasi Gencatan Senjata

Reporter

image-gnews
Asap membumbung tinggi saat serangan udara Israel, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Rafah, di Jalur Gaza selatan, 24 Mei 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Asap membumbung tinggi saat serangan udara Israel, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Rafah, di Jalur Gaza selatan, 24 Mei 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 dunia pada 26 Mei 2024, diurutan pertama berita tentang Israel dan Hamas yang dikabarkan akan mencoba kembali perundingan gencatan senjata pada pekan depan. Sampai berita ini diturunkan, upaya untuk membebaskan lebih dari 120 sandera yang diculik selama serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan untuk kesepakatan gencatan senjata, gagal. Kedua belah pihak saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut. 

Diurutan kedua top 3 dunia adalah berita tentang satelit mata-mata pertama Korea Utara disebut ahli ruang angkasa "masih hidup", setelah mendeteksi perubahan pada orbitnya yang menunjukkan bahwa Pyongyang berhasil mengendalikan pesawat ruang angkasa tersebut - meskipun kemampuannya masih belum diketahui. Setelah dua kali mengalami kegagalan, Korea Utara berhasil meluncurkan satelit Malligyong-1 ke orbit pada bulan November 2023. 

Berikut top 3 dunia selengkapnya: 

1. Perundingan Israel-Hamas Dimulai Lagi Usai Mossad Bertemu CIA

Perundingan antara Israel dan Hamas untuk mencapai kesepakatan guna membebaskan sandera Israel yang ditahan di Jalur Gaza akan dimulai kembali minggu depan. Menurut seorang pejabat yang mengetahui masalah tersebut, keputusan untuk memulai kembali perundingan diambil setelah kepala badan intelijen Israel Mossad bertemu dengan kepala CIA dan perdana menteri Qatar, yang selama ini menjadi mediator.

“Di akhir pertemuan, diputuskan bahwa dalam minggu mendatang perundingan akan dibuka berdasarkan proposal baru yang dipimpin oleh mediator, Mesir dan Qatar dan dengan keterlibatan aktif AS,” kata sumber tersebut. Israel menyatakan tidak dapat menerima permintaan Hamas untuk mengakhiri perang, sementara Palestina menginginkan tahanan Palestina dibebaskan oleh Israel.

Baca selengkapnya di sini

2. Korea Utara Diduga Sedang Bersiap Luncurkan Satelit Mata-mata Kedua

Satelit mata-mata pertama Korea Utara "masih hidup", kata para ahli ruang angkasa meskipun kemampuannya masih belum diketahui. Setelah dua kali mengalami kegagalan, Korea Utara berhasil meluncurkan satelit Malligyong-1 ke orbit pada bulan November 2023. Media pemerintah Pyongyang mengklaim bahwa mereka telah memotret situs-situs militer dan politik yang sensitif di Korea Selatan, Amerika Serikat, dan tempat lainnya, namun belum merilis gambar apa pun. Pelacak radio independen belum mendeteksi sinyal dari satelit tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Akan tetapi, sekarang kita dapat mengatakan bahwa satelit itu masih hidup," tulis Marco Langbroek, seorang ahli satelit di Delft University of Technology di Belanda, dalam sebuah tulisan di blognya pada hari Selasa.

Sejak 19-24 Februari 2024, satelit tersebut melakukan manuver untuk meningkatkan perigee-nya, atau titik terendah di orbitnya, menjadi 497 km dari 488 km (308,8 mil dari 303,2 mil), kata Langbroek, mengutip data dari Pusat Operasi Antariksa Gabungan yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Baca selengkapnya di sini

3. Cina Akhiri Latihan Perang di Dekat Taiwan, Pesawat Tempur Ditarik Pulang

Cina mengakhiri latihan perang selama dua hari di sekitar Taiwan pada Sabtu, 25 Mei 2024. Pada latihan perang itu, Cina melakukan simulasi serangan dengan pesawat pembom dan berlatih menaiki kapal. Taiwan mengutuk latihan perang ini dan menyebutnya sebagai provokasi terang-terangan. Taiwan merinci lonjakan pesawat tempur dan kapal perang Cina.

Saluran militer televisi pemerintah Cina mengatakan pada Jumat malam bahwa latihan tersebut telah selesai. Sebuah komentar di Harian Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan latihan berlangsung selama dua hari dari Kamis hingga Jumat, seperti yang diumumkan sebelumnya.

Cina yang mengklaim Taiwan memiliki pemerintahan demokratis sebagai wilayahnya, meluncurkan latihan “Pedang Bersama – 2024A” selama tiga hari setelah Lai Ching-te menjadi presiden Taiwan. Beijing menyebut Ching-te adalah separatis.

Baca selengkapnya di sini

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

58 menit lalu

Seorang pria Palestina membawa karung tepung di luar pusat distribusi makanan PBB di kamp pengungsi Al-Shati di Kota Gaza, 17 Januari 2018. AS adalah donor terbesar (U.N. Relief and Welfare Agency) UNRWA selama beberapa dekade. REUTERS/Mohammed Salem
Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

Yordania mengecam keputusan Parlemen Israel karena memasukkan UNRWA dalam daftar organisasi teroris.


Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

3 jam lalu

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion memegang poster dengan 120 foto sandera Hamas, saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di Lod, Israel, 21 Juli 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada yang baru dalam sikap Netanyahu.


Hamas Minta Masyarakat Dunia Ikut Intervensi Perang Gaza, Bukan Jadi Penonton

4 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Hamas Minta Masyarakat Dunia Ikut Intervensi Perang Gaza, Bukan Jadi Penonton

Serangan Israel ke Gaza semakin sengit, Hamas meminta masyarakat dunia ikut intervensi, bukan hanya jadi penonton.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

4 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

4 jam lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

5 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

Berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah yang bersaing, sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan membentuk pemerintahan persatuan


Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

5 jam lalu

Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji akan terus berupaya untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, menjelang kedatangan Netanyahu


Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

6 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

Israel memperluas serangannya di Khan Younis dengan mengirimkan tank-tank ke wilayah itu. Setidaknya 70 warga Palestina yang tewas ditembaki Israel


Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

7 jam lalu

Ketua Dewan Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Din Syamsuddin berorasi dalam aksi menolak Israel di Olimpiade Paris 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Minggu, 21 Julu 2024. Dalam aksi damai tersebut mereka menolak kontingen Israel di ajang Olimpiade Paris 2024 dan mendesak International Olympic Committee (IOC) mem-banned Israel dari Olimpiade tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis
Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

Atlet-atlet dari Israel yang bertanding di Olimpiade Paris akan mendapat perlindungan 24 jam.


Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

8 jam lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menemui wartawan usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

Menlu Retno menyebut penetapan fatwa hukum yang bersejarah tersebut menjadi harapan besar masyarakat internasional terhadap Mahkamah Internasional.