Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Slovenia Mulai Prosedur untuk Akui Negara Palestina

Reporter

image-gnews
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang penerapan Pasal 99 piagam PBB untuk mengatasi krisis kemanusiaan di tengah konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas di markas besar PBB di New York City, AS, 8 Desember 2023. REUTERS/Shannon Stapleton
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang penerapan Pasal 99 piagam PBB untuk mengatasi krisis kemanusiaan di tengah konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas di markas besar PBB di New York City, AS, 8 Desember 2023. REUTERS/Shannon Stapleton
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Slovenia pada Kamis memulai prosedur untuk mengakui Negara Palestina guna membantu mengakhiri kekerasan di Gaza, demikian diumumkan Perdana Menteri Slovenia Robert Golob.

"Kekejaman yang kita saksikan di Gaza setiap hari tidak dapat diterima dan harus dihentikan," kata Golob dalam konferensi pers.

Koalisi pemerintah Slovenia, yang terdiri dari tiga partai kiri-tengah, bersatu dalam rencana untuk mengakui Negara Palestina, kata Golob. Ia menambahkan bahwa dirinya berharap negara-negara lain akan mengikuti langkah Slovenia.

Pemerintah Slovenia akan mengajukan surat permohonan resmi kepada parlemen untuk mengakui Negara Palestina selambat-lambatnya pada 13 Juni.

"Saya gembira bahwa pemerintah telah mengambil langkah yang tegas dan tidak dapat dibatalkan dalam proses pengakuan Palestina," kata Menteri Luar Negeri Slovenia Tanja Fajon di platform media sosial X.

"Dengan demikian, Slovenia mengirimkan pesan yang jelas mengenai urgensi perdamaian Timur Tengah dan solusi dua negara," ujarnya.

Sedikitnya 100 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Ljubljana melakukan protes di area kampus untuk hari kedua berturut-turut pada Kamis.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Merika mendesak pihak universitas untuk mengeluarkan kecaman yang jelas terhadap genosida di Gaza, dan mengakhiri kerja sama apa pun dengan Universitas Bar Ilan di Israel.

Slovenia, anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada akhir Maret  mengeluarkan pernyataan bersama dengan Spanyol, Malta, dan Irlandia bahwa negara-negara tersebut siap untuk mengakui Negara Palestina jika "situasinya tepat."

Serangan Israel terhadap Gaza dipicu oleh serangan pada 7 Oktober oleh militan Hamas, yang menurut perhitungan mereka menewaskan 1.139 orang.

Pengeboman balasan Israel sejak itu telah menewaskan sekitar 35.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat, dan membuat sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.

Pilihan Editor: PM Spanyol Gelar Tur Eropa, Galang Dukungan Pengakuan Negara Palestina

ANTARA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

1 jam lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

Banyak warganet yang menyayangkan perilaku lima siswa SMP itu, karena dinilai tidak memiliki empati terhadap masyarakat Palestina.


KPAI Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Siswa SMP yang Bercanda soal Konflik Palestina

1 jam lalu

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah (kedua dari kiri), saat memberikan pidato pada konferensi pers Laporan Akhir Tahun KPAI 2023, di Jakarta, Senin (22 Januari 2024). (ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
KPAI Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Siswa SMP yang Bercanda soal Konflik Palestina

KPAI mengingatkan bahwa anak-anak yang bercanda soal konflik di Palestina masih di bawah umur.


Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

1 jam lalu

Gerai Starbucks di Jakarta, Minggu, 12 November 2023. Di samping itu, MUI baru saja mengeluarkan fatwa haram untuk sejumlah produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

PHRI menyatakan berita-berita boikot di berbagai platform media membuat klarifikasi perusahaan yang dituding terafiliasi dengan Israel tenggelam.


KPAI Kritik Pendidikan Karakter di Indonesia Usai Viral Video Siswa SMP Bercanda soal Palestina

4 jam lalu

Seorang anak Palestina memegang boneka di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. Pasukan Israel juga telah menghancurkan infrastruktur kamp, termasuk saluran pembuangan limbah, listrik, dan jaringan air, dan listrik telah diputus. REUTERS/Raneen Sawafta
KPAI Kritik Pendidikan Karakter di Indonesia Usai Viral Video Siswa SMP Bercanda soal Palestina

KPAI menilai kasus siswa SMP yang bercanda soal konflik di Palestina membuktikan kurang optimalnya pendidikan karakter anak di Indonesia.


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

4 jam lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Siswa SMP 216 yang Bergurau Soal Palestina Dapat Sanksi Wajib Lapor

12 jam lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Siswa SMP 216 yang Bergurau Soal Palestina Dapat Sanksi Wajib Lapor

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan membina ke lima siswa SMP yang bercanda terhadap konflik di Palestina, termasuk orang tua, sekolah, dan seluruh siswa di sekolah tersebut.


Resolusi Gencatan Senjata Baru di PBB, Akankah Israel Menerima?

12 jam lalu

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan berbicara kepada anggota Dewan Keamanan dalam pertemuan untuk mengatasi situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina, di markas besar PBB di New York City, New York, AS, 18 April 2024. REUTERS /Eduardo Muno
Resolusi Gencatan Senjata Baru di PBB, Akankah Israel Menerima?

Sementara Hamas menyambut baik resolusi gencatan senjata yang disahkan di DK PBB, Israel tampaknya bertekad untuk melanjutkan perang di Gaza.


Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

14 jam lalu

Sidra, warga Palestina yang berusia 7 tahun yang menjadi korban rudal Israel. FOTO/X Husam Zomlot
Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

PBB mencatat pasukan Israel, Hamas, Rusia dan pihak-pihak berkonflik di Sudan ke dalam daftar hitam atas kekerasan terhadap anak.


Hizbullah Hujani Israel dengan 90 Roket, Balas Kematian Komandannya

16 jam lalu

Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Lebanon menuju Israel melewati perbatasan Israel-Libanon, seperti yang terlihat dari Israel utara, 12 April 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Hizbullah Hujani Israel dengan 90 Roket, Balas Kematian Komandannya

Hizbullah mengatakan serangan roket ke Israel merupakan respons terhadap pembunuhan komandannya.


Hizbullah Akui Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Senior di Lebanon

17 jam lalu

Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Lebanon menuju Israel melewati perbatasan Israel-Libanon, seperti yang terlihat dari Israel utara, 12 April 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Hizbullah Akui Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Senior di Lebanon

Taleb Abdullah dianggap sebagai komandan paling senior Hizbullah yang dibunuh oleh Israel sejak 7 Oktober