Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pertama Sejak 7 Oktober, Amerika Serikat Sempat Tunda Pengiriman Amunisi ke Israel

Reporter

image-gnews
Tentara Israel mempersiapkan amunisi tank di dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel selatan 28 Maret 2019. Selama berlangsung satu tahun ini, lebih dari 260 warga Palestina telah tewas dalam aksi-aksi demo tersebut. Mereka sebagian besar tewas akibat tembakan pasukan Israel saat bentrokan dalam aksi-aksi demo itu. REUTERS/Amir Cohen
Tentara Israel mempersiapkan amunisi tank di dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel selatan 28 Maret 2019. Selama berlangsung satu tahun ini, lebih dari 260 warga Palestina telah tewas dalam aksi-aksi demo tersebut. Mereka sebagian besar tewas akibat tembakan pasukan Israel saat bentrokan dalam aksi-aksi demo itu. REUTERS/Amir Cohen
Iklan

TEMPO.CO, JakartaAmerika Serikat sempat menunda pengiriman amunisi senjata ke Israel pekan lalu hingga membuat para pejabat Israel khawatir dan mencari tahu alasan di balik tindakan tersebut, menurut laporan media AS, Axios, pada Minggu.

Axios mengutip dua pejabat Israel yang mengatakan bahwa insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran serius di dalam pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kedua pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Axios bahwa penundaan ini adalah pertama kalinya sejak serangan 7 Oktober yang dilakukan Hamas.  

Gedung Putih --kantor presiden AS-- menolak untuk berkomentar, kata situs pemberitaan tersebut. Juru bicara Keamanan Nasional Gedung Putih menolak mengkonfirmasi laporan tersebut, dan mengatakan mereka tidak mengomentari kasus-kasus tertentu.

Selain itu, dilaporkan bahwa masih belum ada tanggapan dari Pentagon (markas besar Departemen Pertahanan AS), Departemen Luar Negeri AS, maupun kantor perdana menteri Israel.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memperingatkan perdana menteri Israel pada Rabu agar tidak melanjutkan rencana invasi darat ke Kota Rafah di Gaza selatan, menurut Axios dengan mengutip sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, juru bicara Gedung Putih mencatat bahwa AS “telah memberikan bantuan keamanan senilai miliaran dolar kepada Israel sejak serangan 7 Oktober, mengeluarkan alokasi tambahan terbesar yang pernah ada untuk bantuan darurat kepada Israel, memimpin koalisi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membela Israel dari serangan Iran dan akan terus melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan Israel dapat mempertahankan diri dari ancaman yang dihadapinya.”

Berbicara kepada Ynet, seorang pejabat Israel meremehkan laporan Axios, dengan mengatakan “Bahkan sekarang, serangkaian pengiriman peralatan pertahanan terus dikirim dari AS ke Israel.”

“Ada kemungkinan pengiriman tertunda, namun alirannya terus berlanjut dan kami tidak mengetahui adanya keputusan kebijakan untuk menghentikannya,” tambah pejabat tersebut.

Pilihan Editor: Israel Usir Ratusan Ribu Warga Palestina dari Rafah, Siap Lancarkan Serangan Darat

AXIOS | THE TIMES OF ISRAEL

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Trump Desak Netanyahu Hentikan Serangan ke Gaza

1 jam lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung Presiden AS Donald Trump setelah menandatangani Abraham Accords, menormalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara tetangganya di Timur Tengah, dalam penataan kembali strategis negara-negara Timur Tengah melawan Iran, di South Lawn of the White Rumah di Washington, AS, 15 September 2020. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Trump Desak Netanyahu Hentikan Serangan ke Gaza

Capres dari Partai Republik Donald Trump mengatakan akan meminta PM Israel Benjamin Netanyahu untuk mengakhiri serangan ke Gaza secepatnya


Australia Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel, Bidik Ekstremis Sayap Kanan

3 jam lalu

Asap terlihat selama konfrontasi antara pemukim Israel dan warga Palestina setelah insiden di mana seorang pria bersenjata Palestina membunuh dua pemukim Israel, dekat Hawara di Tepi Barat yang diduduki Israel, 27 Februari 2023. (Reuters)
Australia Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel, Bidik Ekstremis Sayap Kanan

Langkah-langkah Australia menargetkan tujuh pemukim individu dan kelompok pemukim ekstremis Israel Hilltop Youth.


Claudia Sheinbaum Bantah Klaim Trump bahwa Kartel Narkoba Kuasai Meksiko

3 jam lalu

Claudia Sheinbaum Bantah Klaim Trump bahwa Kartel Narkoba Kuasai Meksiko

Presiden terpilih Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan negaranya telah berhasil mengurangi ketidakamanan di dalam negeri.


Militer Israel Klaim Rebut Jasad 5 Sandera dari Gaza

5 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Militer Israel Klaim Rebut Jasad 5 Sandera dari Gaza

Setidaknya 115 sandera masih ditahan di Gaza, menurut media Israel


Derita Anak-anak Gaza: Hidup di Tengah Sampah dan Ancaman Virus Polio

5 jam lalu

Anak-anak Palestina menangis saat berebut makanan dimasak oleh dapur amal, di tengah kelangkaan makanan, saat konflik Israel-Hamas berlanjut, di Jalur Gaza utara, 18 Juli 2024. REUTERS/Mahmoud Issa
Derita Anak-anak Gaza: Hidup di Tengah Sampah dan Ancaman Virus Polio

Anak-anak di Gaza menderita kelaparan, hidup di tengah tumpukan sampah hingga terancam virus mematikan.


Hamas Peringatkan Aksi Ekstremis Israel terhadap Masjid Al Aqsa

5 jam lalu

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengunjungi kompleks Al-Aqsa yang juga dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount di Kota Tua Yerusalem 21 Mei 2023. Minhelet Har-Habait, Temple Mount Administration/Handout via REUTERS.
Hamas Peringatkan Aksi Ekstremis Israel terhadap Masjid Al Aqsa

Hamas, memperingatkan kelompok ekstremis Israel soal aksi berbahaya yang mereka lakukan untuk menodai kesucian Masjid Al Aqsa.


Hotel di AS Disterilkan setelah Pendemo Lempar Belatung ke Netanyahu

7 jam lalu

Hotel di AS Disterilkan setelah Pendemo Lempar Belatung ke Netanyahu

Staf di Hotel Watergate di Washington, AS telah "mensterilkan" tempat itu setelah para pendemo melepaskan belatung ke PM Netanyahu


Eks Ketua DPR AS Kritik Pidato Netanyahu, Sebut yang Terburuk

8 jam lalu

Presiden AS Joe Biden menandatangani
Eks Ketua DPR AS Kritik Pidato Netanyahu, Sebut yang Terburuk

Mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi tidak menghadiri pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS.


FBI: Penembak Donald Trump Sempat Cari Detail Pembunuhan JFK di Google

10 jam lalu

Penembak jitu atau sniper berdiri di atap gedung lokasi kampanye kandidat presiden dari Partai Republik dan kampanye mantan Presiden AS Donald Trump di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Sniper berhasil melumpuhkan pelaku penembakan Trump yang berada di atap sebuah bangunan. Glen Van Tryfle/TMX/melalui REUTERS
FBI: Penembak Donald Trump Sempat Cari Detail Pembunuhan JFK di Google

FBI mengungkap tersangka yang melakukan penembakan terhadap Donald Trump sempat mencari detail tentang pembunuhan John F. Kennedy.


Kamala Harris Tak Hadiri Pidato Netanyahu di Kongres AS, Pilih ke Acara Lain

10 jam lalu

Massa pro-Palestina melakukan protes saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lakukan pidato pada pertemuan gabungan Kongres di Capitol Hill, di Washington, AS, 24 Juli 2024. REUTERS/Nathan Howard
Kamala Harris Tak Hadiri Pidato Netanyahu di Kongres AS, Pilih ke Acara Lain

Pidato PM Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS diwarnai unjuk rasa. Kamala Harris dan sejumlah anggota Partai Demokrat juga tak hadir.