TEMPO.CO, Jakarta - Menteri luar negeri Amerika Serikat Antony Blinken mampir di McDonald’s bersama rekannya Menlu Ukraina Dmytro Kuleba di Kyiv pada Rabu malam, sebagai bagian dari perjalanan untuk meningkatkan dukungan AS untuk Ukraina.
Menteri Luar Negeri AS tiba di ibu kota lebih awal untuk kunjungan tak terduga – yang keempat selama invasi Moskow. Perjalanan dua hari ke Ukraina ini juga yang pertama oleh pejabat tinggi AS sejak serangan balasan Kyiv dimulai pada awal Juni.
“Saya rasa saya sangat tertarik untuk membeli kentang goreng,” kata Blinken di samping Kuleba.
Sambil menyantap kentang goreng ukuran besar dan pai ceri, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Rabu memuji Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken yang membantu membuka kembali restoran cepat saji AS McDonald's di Ukraina setelah invasi Rusia.
“Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih karena telah membantu McDonald’s kembali,” ujar Kuleba.
Kedua diplomat tinggi tersebut menikmati makanan ringan di McDonald's di Kyiv sebelum konferensi pers bersama dan setelah Blinken bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Jaringan burger terbesar di dunia menutup restorannya di Ukraina dan Rusia pada Maret 2022, menyusul invasi Moskow ke negara Eropa timur tersebut beberapa hari sebelumnya.
Namun, perusahaan tersebut membuka kembali beberapa cabang di Ukraina pada September 2022. Sementara di Rusia, perusahaan AS tersebut menjual gerainya. Restoran burger dibuka kembali pada Juni 2022 dengan merek baru Rusia.
Berbicara kepada wartawan saat mereka makan, Kuleba mengenang bagaimana dia memberi tahu Blinken melalui telepon setelah invasi Rusia betapa pentingnya bagi jaringan makanan cepat saji itu untuk kembali ke Ukraina.
"Menteri Blinken mengatakan dia mendengarkan saya dan dia akan mempertimbangkan dengan cermat apa yang bisa dilakukan," kata Kuleba. Beberapa hari kemudian timnya menerima panggilan telepon dari kedutaan AS mengenai permintaan tersebut, katanya.
"Saya pikir kehadiran McDonald's di negara ini adalah sebuah pesan: pesan kepercayaan... Inilah awal mula kembalinya McDonald's - melalui percakapan telepon. Dan inilah alasan kami berada di sini malam ini."
Blinken mengatakan McDonald's sangat ingin kembali ke Ukraina dan kedua diplomat tersebut ingin menandai kembalinya rantai makanan tersebut dengan kunjungan singkat.
“Kami sudah mengatakan satu sama lain.. lain kali saya berada di Kyiv, kami harus mendapat kesempatan untuk mampir,” kata Blinken.
Blinken sebelumnya mengatakan kepada Zelensky bahwa Washington akan “memaksimalkan” upaya untuk mendukung Ukraina ketika negara itu terus melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia di timur dan selatan.
Pilihan Editor: McDonald's Beroperasi Kembali di Kyiv Tujuh Bulan Setelah Perang Rusia Ukraina
REUTERS | AL ARABIYA