Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ayatullah Khamenei: Tidak Ada yang Salah dengan Perjanjian Nuklir dengan Barat

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengunjungi sentrifugal Iran di Teheran, Iran 11 Juni 2023. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran/WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS/File Foto
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengunjungi sentrifugal Iran di Teheran, Iran 11 Juni 2023. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran/WANA (Kantor Berita Asia Barat) via REUTERS/File Foto
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPemimpin tertinggi Iran, Minggu, 11 Juni 2023, bahwa kesepakatan dengan Barat atas pekerjaan nuklir Teheran dimungkinkan jika infrastruktur nuklir negara itu tetap utuh, di tengah kebuntuan antara Teheran dan Washington untuk menghidupkan kembali pakta nuklir 2015.

Pembicaraan tidak langsung selama berbulan-bulan antara Teheran dan Washington untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir dengan enam negara besar terhenti sejak September, dengan kedua belah pihak saling menuduh membuat tuntutan yang tidak masuk akal.

Persetujuan Ayatollah Ali Khamenei datang beberapa hari setelah Teheran dan Washington membantah laporan bahwa mereka mendekati kesepakatan sementara di mana Teheran akan mengekang program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi.

"Tidak ada yang salah dengan kesepakatan (dengan Barat), tapi infrastruktur industri nuklir kita tidak boleh disentuh," kata Khamenei, menurut media pemerintah.

Perjanjian 2015 membatasi aktivitas pengayaan uranium Iran untuk mempersulit Teheran mengembangkan senjata nuklir, sebagai imbalan pencabutan sanksi internasional.

Pada 2018, Presiden AS saat itu Donald Trump keluar dari pakta tersebut dan menerapkan kembali sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran, membuat Teheran secara bertahap bergerak melampaui pembatasan nuklir kesepakatan itu dan menghidupkan kembali ketakutan AS, Eropa, dan Israel bahwa Iran mungkin mencari bom atom.

Menggemakan sikap resmi Iran selama bertahun-tahun, Khamenei mengatakan Republik Islam itu tidak pernah berusaha membuat bom nuklir.

"Tuduhan tentang Teheran mencari senjata nuklir adalah bohong dan mereka tahu itu. Kami tidak menginginkan senjata nuklir karena keyakinan agama kami. Kalau tidak, mereka (Barat) tidak akan bisa menghentikannya," kata Khamenei.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ayatullah Khamenei, yang memiliki keputusan terakhir tentang semua urusan negara seperti program nuklir Iran, mengatakan otoritas nuklir negara itu harus terus bekerja sama dengan pengawas nuklir AS "di bawah kerangka perlindungan". Namun, Khamenei meminta otoritas Iran "untuk tidak menyerah pada" tuntutan berlebihan dan palsu dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), menambahkan bahwa undang-undang yang disahkan oleh parlemen garis keras Iran pada 2020 harus dihormati.

Berdasarkan undang-undang tersebut, Teheran akan menangguhkan inspeksi IAEA terhadap situs nuklirnya dan meningkatkan pengayaan uranium jika sanksi tidak dicabut.

"Ini adalah hukum yang baik... yang harus dihormati dan tidak dilanggar dalam memberikan akses dan informasi (kepada IAEA)," kata Khamenei.

Bulan lalu, Badan Energi Atom Internasional melaporkan kemajuan terbatas atas masalah yang disengketakan dengan Iran, termasuk memasang kembali beberapa peralatan pemantauan yang awalnya diberlakukan berdasarkan pakta 2015 yang diperintahkan Teheran untuk dihapus tahun lalu.

REUTERS

Pilihan Editor: Ted Kaczynski 'Teroris Jenius' Meninggal Dunia di Usia 81

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Aturan Debat Capres AS 2024

7 jam lalu

Gambar kombinasi yang menunjukkan Presiden AS Joe Biden dan kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Kevin Lamarque dan Elizabeth Frantz/File Foto
Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Aturan Debat Capres AS 2024

Joe Biden Vs Donald Trump akan lakukan debat capres AS 2024 pada 27 Juni 2024 waktu setempat. Apa saja aturannya?


Bahrain dan Iran Setuju untuk Memulai Pemulihan Hubungan Diplomatik

22 jam lalu

Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid al-Zayani melakukan perjalanan ke Iran, di mana ia bertemu dengan mitranya dari Iran. Hamad I Mohammed/Reuters
Bahrain dan Iran Setuju untuk Memulai Pemulihan Hubungan Diplomatik

Bahrain telah memutuskan hubungan dengan Iran pada 2016, tetapi hubungan membaik setelah pemulihan hubungan Arab Saudi-Iran tahun lalu.


Kampanye Donald Trump untuk Jadi Presiden Amerika Serikat Janjikan Green Card Bagi Mahasiswa Asing, Apa Itu?

1 hari lalu

Mantan Presiden AS Donald Trump menghadiri persidangan dirinya, Trump Organization, dan pihak lain dalam kasus penipuan perdata yang diajukan oleh Jaksa Agung negara bagian Letitia James, di gedung pengadilan Manhattan, di New York City, AS, 2 Oktober 2023. Jaksa Agung Letitia James menuntut denda setidaknya 250 juta dollar AS, larangan permanen terhadap Trump dan putranya Donald Jr dan Eric menjalankan bisnis di New York, serta larangan real estate komersial selama lima tahun terhadap Trump dan Trump Organization. REUTERS/Brendan McDermid/Pool
Kampanye Donald Trump untuk Jadi Presiden Amerika Serikat Janjikan Green Card Bagi Mahasiswa Asing, Apa Itu?

Penjelasan Green Card yang dijanjikan Donald Trump kepada mahasiswa asing menjadi isu dalam kontestasi pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024.


Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

1 hari lalu

Satelit militer pertama bernama Noor diluncurkan ke orbit oleh Iran, di Semnan, Iran 22 April 2020.(WANA/SEPAH NEWS VIA REUTERS)
Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

Iran akan meluncurkan 2 satelit pada Juli. Negara Barat seperti Amerika Serikat selalu khawatir ia akan digunakan untuk meluncurkan senjata nuklir.


Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

2 hari lalu

Rapper Iran,  Toomaj Salehi. Foto : X
Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

Mahkamah Agung Iran telah membatalkan hukuman mati terhadap rapper populer Toomaj Salehi.


Top 3 Dunia; Donald Trump Usulkan Mahasiswa Asing Dapat Green Card dan Jumlah Jamaah Haji 2024 yang Wafat Naik

3 hari lalu

Seorang pendukung Presiden AS Donald Trump memegang poster
Top 3 Dunia; Donald Trump Usulkan Mahasiswa Asing Dapat Green Card dan Jumlah Jamaah Haji 2024 yang Wafat Naik

Top 3 dunia pada 21 Juni 2024, diurutan pertama berita tentang Donald Trump menyebut mahasiswa asing lulusan Amerika Serikat bisa dapat green card


Iran Panggil Duta Besar Italia, Protes Daftar Hitam Kanada

3 hari lalu

Kapal perang angkatan laut Iran, Cina, dan Rusia saat mengikuti latihan militer bersama di Samudra Hindia bagian utara 19 Januari 2022. Angkatan laut dari angkatan bersenjata Iran dan Garda Revolusi mengambil bagian dalam latihan
Iran Panggil Duta Besar Italia, Protes Daftar Hitam Kanada

Iran memanggil duta besar Italia, yang mewakili kepentingan Kanada di Teheran, setelah Ottawa memasukkan Garda Revolusi sebagai entitas teroris


Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

4 hari lalu

Ilustrasi peluncuran Trident II dari kapal selam. Rudal balistik Trident II 5D memiliki kecepatan 24 mach atau 29.020 km/jam dan mampu menjangkau sasaran sejauh 12.000 km. Trident II 5D menjadi senjata andalan kapal selam Amerika Serikat, kelas Ohio. Kelas Ohio membawa 24 rudal nuklir balistik Trident I C4 atau Trident II D5. deagel.com
Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

Amerika Serikat dan Cina melanjutkan perundingan senjata nuklir semi-resmi pada Maret untuk pertama kalinya dalam lima tahun.


Trump Janjikan Mahasiswa Asing yang Lulus dari Kampus AS akan Peroleh Green Card

4 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Brendan McDermid
Trump Janjikan Mahasiswa Asing yang Lulus dari Kampus AS akan Peroleh Green Card

Donald Trump mengatakan bahwa mahasiswa asing yang lulus dari perguruan tinggi AS harus mendapatkan green card untuk tinggal di negara itu


Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

4 hari lalu

Petugas kesehatan menyandikan informasi dan menyiapkan vaksin melawan virus corona (COVID-19) di lokasi vaksinasi keliling di Taguig, Metro Manila, Filipina, 21 Mei 2021. REUTERS/Lisa Marie David
Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

Pentagon menjalankan kampanye propaganda pada 2020- 2021 untuk merendahkan vaksin Sinovac dari Cina di Filipina dan negara lain