Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Peru Ekstradisi Tersangka Utama Pembunuh Remaja Alabama ke AS

image-gnews
Warga negara Belanda Joran van der Sloot, yang menjalani hukuman 28 tahun di Peru setelah mengaku membunuh seorang wanita Peru berusia 21 tahun, diantar ke bandara untuk diekstradisi ke AS, untuk menghadapi tuduhan pemerasan dan penipuan kawat. melawan keluarga Natalee Holloway, dalam kasus yang terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam hilangnya Natalee Holloway di Aruba pada tahun 2005, di Lima, Peru 8 Juni 2023. REUTERS/Sebastian Castaneda
Warga negara Belanda Joran van der Sloot, yang menjalani hukuman 28 tahun di Peru setelah mengaku membunuh seorang wanita Peru berusia 21 tahun, diantar ke bandara untuk diekstradisi ke AS, untuk menghadapi tuduhan pemerasan dan penipuan kawat. melawan keluarga Natalee Holloway, dalam kasus yang terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam hilangnya Natalee Holloway di Aruba pada tahun 2005, di Lima, Peru 8 Juni 2023. REUTERS/Sebastian Castaneda
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Joran van der Sloot, warga Belanda tersangka utama dalam hilangnya Natalee Holloway pada 2005, tiba di Amerika Serikat dari Peru pada Kamis. Ia akan menghadapi tuduhan berusaha memeras uang dari ibu remaja yang hilang itu.

Dia diserahkan ke AS kira-kira sebulan setelah kedua negara menyetujui ekstradisinya

Gambar-gambar yang disiarkan di jaringan televisi Amerika Serikat menunjukkan sebuah pesawat yang membawa van der Sloot, 35 tahun, mendarat di Birmingham, Alabama pada Kamis sore dari Peru.

Di Peru, dia menjalani hukuman 28 tahun karena pembunuhan dalam kasus terpisah.

Polisi Peru menyerahkan van der Sloot, warga negara Belanda dari pulau Karibia Aruba, kepada agen FBI pada hari sebelumnya di pangkalan Angkatan Udara Peru untuk dipindahkan ke AS.

Van der Sloot dijadwalkan akan diadili di pengadilan federal di Birmingham pada Jumat pukul 11 pagi hwaktu setempat menurut catatan pengadilan. Kevin Butler, seorang pengacara yang terdaftar sebagai pembela umum van der Sloot, tidak membalas email yang meminta komentar atas kasus tersebut.

Jaksa AS mengatakan bahwa pada 2010, van der Sloot menghubungi Beth Holloway, ibu korban, untuk meminta $250.000. Uang ini sebagai imbalan untuk mengungkapkan lokasi jasad wanita muda tersebut.

Dewan juri mendakwanya tahun itu atas satu tuduhan penipuan dan pemerasan.

Holloway, remaja putri berusia 18 tahun dari pinggiran Kota Birmingham, menghilang secara misterius selama perjalanan kelulusan sekolah menengah ke Aruba pada  2005. Jenazahnya tidak pernah ditemukan, meskipun hakim Alabama menyatakan dia meninggal secara hukum pada 2012.

Siswi itu terakhir terlihat di Aruba bersama Van der Sloot dan pria lain. Hilangnya Holloway mendorong penyelidikan menyeluruh dan perhatian media yang intens. Van der Sloot sebelumnya ditangkap di AS dalam kasus tersebut, tetapi tidak dituntut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Van der Sloot dituduh melakukan pemerasan dan penipuan karena memberikan informasi palsu kepada keluarga Holloway tentang keberadaan remaja tersebut, menurut otoritas AS.

Van der Sloot dihukum pada 2012 hingga 28 tahun penjara di Peru setelah mengaku memukuli, mencekik, dan membunuh Stephany Flores, seorang mahasiswa bisnis Peru berusia 21 tahun pada 2010.

Dia akan dikembalikan ke Peru untuk menyelesaikan hukumannya, kata Carlos Lopez, kepala Interpol Lima, kepada wartawan.

Van der Sloot menikahi seorang wanita Peru pada Juli 2014 dalam sebuah upacara di penjara dengan keamanan maksimum. Dia dipindahkan ke penjara Peru sebagai tanggapan atas laporan bahwa dia menikmati hak istimewa seperti televisi, akses internet dan ponsel, dan tuduhan bahwa dia mengancam akan membunuh seorang sipir.

Sebuah perjanjian pada 2001 antara Peru dan A.S. memungkinkan seorang tersangka untuk sementara diekstradisi untuk diadili di negara lain.

Pengacara Van der Sloot, Máximo Altez, awalnya mengindikasikan kliennya tidak akan menentang ekstradisinya. Namun, hal itu berubah pada Senin ketika dia mengajukan surat perintah habeas corpus. Seorang hakim memutuskan melawan van der Sloot keesokan harinya.

Pilihan Editor: Tak Mau Diekstradisi, Julian Assange Banding ke Pengadilan Tinggi Inggris

REUTERS

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Profil Rupert Murdoch, Bos Fox Corp yang Umumkan Pengunduran Diri

2 jam lalu

Rupert Murdoch. REUTERS/Keith Bedford
Profil Rupert Murdoch, Bos Fox Corp yang Umumkan Pengunduran Diri

Rupert Murdoch miliarder yang berhasil di bidang industri media dan hiburan melalui Fox Corp belum lama ini mengundurkan diri. Berikut profilnya.


Sidang Tuntutan Wowon Serial Killer Ditunda untuk Kelima Kalinya, Jaksa Belum Juga Selesaikan Berkas Tuntutan

2 jam lalu

Kawanan Wowon Serial Killer
Sidang Tuntutan Wowon Serial Killer Ditunda untuk Kelima Kalinya, Jaksa Belum Juga Selesaikan Berkas Tuntutan

Jaksa belum juga menyelesaikan berkas tuntutan sidang Wowon Serial Killer. Sudah ditunda untuk kelima kalinya.


Partai Republik Bujuk Sayap Kanan untuk Dukung RUU Pendanaan, Upaya Cegah Shutdown AS

3 jam lalu

Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy di Gedung Putih, 22 Mei 2023. REUTERS/Leah Millis
Partai Republik Bujuk Sayap Kanan untuk Dukung RUU Pendanaan, Upaya Cegah Shutdown AS

Para anggota Partai Republik membujuk kubu sayap kanan untuk dukung RUU pendanaan sementara yang dapat mencegah shutdown pemerintahan AS.


Pamit Main, Wanita Muda di Bogor Ditemukan Penuh Luka di Wajah dan Tangan

5 jam lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Pamit Main, Wanita Muda di Bogor Ditemukan Penuh Luka di Wajah dan Tangan

Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Polres Bogor Kota mengklaim sudah mengantongi identitas pelaku


Amerika Serikat Terancam Shutdown, Begini Dampaknya ke Operasional Pemerintahan Joe Biden

6 jam lalu

Gedung Kapitol difoto melalui pagar berantai di Washington, Amerika Serikat, Senin (30/9). Sekitar satu juta pegawai pemerintahan AS membuat rencana darurat pada hari Senin jika terjadi 'shutdown' atau penutupan pada tengah malam, dengan serikat pekerja mereka menuntut Kongress untuk segera membuat kesepakatan. REUTERS/Kevin Lamarque
Amerika Serikat Terancam Shutdown, Begini Dampaknya ke Operasional Pemerintahan Joe Biden

Amerika Serikat terancam shutdown jika dalam pekan ini Washington kehabisan dana untuk memfasilitasi operasional pemerintah


Cointelpro, Program Ilegal FBI Memata-matai Warga Amerika Serikat Sendiri dengan 5 Metode

1 hari lalu

Logo FBI.
Cointelpro, Program Ilegal FBI Memata-matai Warga Amerika Serikat Sendiri dengan 5 Metode

Cointelpro menargetkan kelompok dan individu yang menurut FBI subversif. Program ini dikritik sebagai upaya pemerintah memata-matai warganya sendiri.


Top 3 Dunia: Joe Biden Ikut Demo Buruh, Daftar Negara yang Pindahkan Ibu Kota

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan kepada anggota militer, petugas pertolongan pertama, dan keluarga mereka pada hari peringatan 22 tahun serangan 11 September 2001 terhadap World Trade Center, di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage, Alaska, 11 September. 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Top 3 Dunia: Joe Biden Ikut Demo Buruh, Daftar Negara yang Pindahkan Ibu Kota

Top 3 dunia adalah Presiden AS ikut demo buruh, negara-negara yang memindahkan ibu kota hingga PM Solomon mengecam Jepang soal Fukushima.


8 Destinasi Wisata Paling Berbahaya di Amerika Serikat

1 hari lalu

Taman Nasional Yellowstone. AFP PHOTO / MLADEN ANTONOV
8 Destinasi Wisata Paling Berbahaya di Amerika Serikat

Selain destinasi wisata yang unik atau landmark ikonik ada juga tempat berbahaya di Amerika Serikat


Terkini: Modus Pengadaan Barang Fiktif Eks Direktur PT Pos Indonesia Siti Choiriana, Harga Beras Sepekan Terus Naik Hari Ini Tertinggi

2 hari lalu

Direktur Consumer Service Telkom Indonesia Siti Choiriana saat konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin  24 Februari 2020. TEMPO/EKO WAHYUDI
Terkini: Modus Pengadaan Barang Fiktif Eks Direktur PT Pos Indonesia Siti Choiriana, Harga Beras Sepekan Terus Naik Hari Ini Tertinggi

Mantan Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari).


Kasus Pembunuhan Melonjak di Kosta Rika, Rekor Tahun Paling Mematikan

2 hari lalu

Orang-orang tampil di depan sosok
Kasus Pembunuhan Melonjak di Kosta Rika, Rekor Tahun Paling Mematikan

Kosta Rika mengalami tahun paling mematikan di 2023, mencatat lebih dari 656 kasus pembunuhan.